SEMARANG — Prakiraan hujan ringan berlaku untuk Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Batang, Kajen, Slawi, Brebes, Bumiayu, dan Majenang sepanjang periode pukul 07.00-19.00 WIB. Sembilan wilayah itu menjadi satu-satunya area yang berpotensi diguyur hujan, sementara sebagian besar Jateng lainnya hanya berawan hingga cerah berawan.
14 Kota dan Kabupaten Berpotensi Sentuh Suhu 37 Derajat Celcius
Suhu udara di Jateng diperkirakan berkisar 16-37 derajat Celcius dengan kelembaban 45-95 persen. Ferry merinci sejumlah daerah yang suhunya berpotensi mencapai angka tertinggi.
"Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Solo, Semarang, diperkirakan mencapai suhu 37 derajat celcius," ujarnya.
Daftar itu mencakup wilayah di jalur pantura seperti Batang, Kendal, Demak, Jepara, Pati, Rembang, dan Blora, serta kawasan Solo Raya. Warga di daerah tersebut perlu mengantisipasi panas menyengat pada siang hari.
Pagi Cerah Berawan, Hujan Baru Muncul Sore di Pegunungan Barat
Ferry menyampaikan kondisi cuaca pagi hingga siang umumnya cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, langit berubah cerah berawan hingga berawan.
"Pagi sampai siang cerah hingga cerah berawan," kata Ferry dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).
Hujan yang tidak merata berpotensi terjadi di pegunungan barat dan sekitarnya. Wilayah berawan pagi ini meliputi Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, Kendal, Pemalang, Magelang, Salatiga, dan Ambarawa.
Sementara Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Ungaran, Solo, Semarang, Pekalongan, dan Tegal diperkirakan cerah berawan.
Waspada Karhutla di Musim Kemarau
BMKG mengingatkan warga soal risiko kebakaran hutan dan lahan yang meningkat pada musim kemarau. Peringatan ini menyusul kondisi cuaca kering di sejumlah daerah Jateng.
"Waspada potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau," ucap Ferry.
Warga yang beraktivitas di area terbuka, terutama dekat lahan kering dan hutan, diminta tidak membuka api sembarangan. Petugas wilayah diimbau memantau titik rawan karhutla sepanjang periode cuaca panas ini.