SEMARANG — Kun Choerun Nisa menuntaskan pertandingan final nomor shooting women dengan konsentrasi penuh hingga memastikan kemenangan atas atlet Kota Surakarta. Atlet asal Desa Wirogaten, Kecamatan Mirit, Kebumen, itu baru pertama kali merasakan medali emas setelah sepuluh tahun menekuni cabang petanque.
Laga final sempat dihentikan sementara ketika kedudukan poin imbang 3-3 menjelang petang. Panitia menunggu penambahan lampu penerangan karena pertandingan belum tuntas.
Pertandingan Lanjut Malam Hari, Nisa Tetap Fokus
Pertandingan dilanjutkan pukul 18.30 WIB. Bertanding hingga malam tidak menjadi kendala berarti bagi Nisa. Suasana yang lebih tenang justru membantunya menjaga konsentrasi saat membidik sasaran.
Sebelum melaju ke final, Nisa lebih dulu mengalahkan wakil Kabupaten Boyolali di babak semifinal. Jalur menuju podium tertinggi ditempuh tanpa kehilangan fokus meski jadwal pertandingan bergeser.
"Ini medali pertama saya setelah penantian 10 tahun menjadi atlet Kebumen. Medali ini saya persembahkan untuk orang tua, keluarga, dan teman-teman semuanya," ungkap Nisa.
Puasa Senin-Kamis Jadi Ikhtiar Jelang Final
Pelatih petanque Kebumen, Subur Indriawan, menyebut medali emas itu buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan keteguhan mental Nisa selama menjalani persiapan. Nisa juga punya ikhtiar tersendiri dengan rutin menjalankan puasa Senin-Kamis.
Subur menilai perubahan kondisi pertandingan dari sore ke malam bukan hal asing bagi atlet petanque. Para atlet telah terbiasa menghadapi berbagai situasi lapangan dan cuaca.
"Kemarin waktu di pra-Porprov bahkan sampai lapangan banjir. Jadi, pokoknya dari kondisi kering, basah, hingga kering lagi sudah biasa dalam petanque," jelas Subur.
Kebumen Kumpulkan Delapan Medali di Porprov Jateng 2026
Emas Nisa menambah pundi-pundi medali kontingen Kabupaten Kebumen. Hingga pertandingan tersebut, Kebumen mengoleksi total delapan medali: dua emas, dua perak, dan empat perunggu.
Rangkaian nomor cabang olahraga petanque lainnya dijadwalkan kembali berlangsung pada Selasa (27/10/2026). Hasil ini menjadi suntikan motivasi bagi kontingen Kebumen untuk terus berjuang di pertandingan berikutnya.
Bagi Nisa, medali emas Porprov 2026 menjadi pencapaian bersejarah setelah sepuluh tahun berjuang sebagai atlet. Prestasi itu sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kebumen.