11 Turis Asing Lunasi Utang Trip Rp 19 Juta ke Pelaku Wisata Labuan Bajo

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Selasa, 22 September 2026 | 17:16:02 WIB
Rombongan turis asing melunasi sisa pembayaran paket wisata TN Komodo senilai Rp 19 juta di Labuan Bajo, Selasa (22/9/2026).

JAWA TENGAH — Sebanyak 11 turis asing melunasi utang paket wisata Taman Nasional Komodo senilai Rp 19 juta ke pelaku wisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pelunasan dilakukan Selasa (22/9/2026) pagi, beberapa jam setelah polisi mendatangi tempat penginapan rombongan tersebut pada Senin (21/9) malam. Kasus ini mencuat setelah rombongan dilaporkan ke Polres Manggarai Barat karena menolak melunasi sisa pembayaran trip sehari.

"Langsung bayar tadi pagi. Bayar lunas," kata Ferdinand, Selasa (22/9) pagi.

Ferdinand menduga rombongan tersebut takut setelah didatangi aparat. "Mungkin takut," ujar dia.

Kronologi Tunggakan Paket Wisata Rp 20 Juta

Rombongan turis lintas negara itu sebelumnya hanya membayar uang muka Rp 1 juta dari total biaya paket wisata Rp 20 juta. Mereka memilih paket speedboat kecil yang mencakup makan siang serta antar-jemput pergi-pulang dari hotel ke pelabuhan.

Setelah menuntaskan trip sehari ke TN Komodo pada Senin, rombongan menolak melunasi sisa pembayaran. Ferdinand kemudian membuat pengaduan ke Polres Manggarai Barat pada Senin malam.

Destinasi yang Dikunjungi Rombongan

Selama trip, rombongan menjelajahi sejumlah titik utama di TN Komodo dan sekitarnya. Ferdinand menyebut permintaan tambahan mereka juga dipenuhi.

  • Pulau Padar
  • Long Pink Beach
  • Manta Point
  • Pulau Kelor
  • Pulau Mawan

Alasan Penolakan Pembayaran

Usai trip, rombongan mengajukan sejumlah alasan untuk tidak melunasi tagihan. Ferdinand merinci keluhan yang disampaikan para wisatawan.

"Alasannya speedboat kecil, AC tidak tidak terlalu dingin, makannya di kapal dan air laut surut," ungkap Ferdinand.

Polisi yang mendatangi penginapan pada Senin malam tidak bisa menemui para wisatawan karena mereka sudah beristirahat. Pelunasan baru terjadi keesokan harinya tanpa komunikasi langsung dengan Ferdinand.

Pelajaran untuk Wisatawan dan Pelaku Wisata Labuan Bajo

Kasus ini menyoroti pentingnya kesepakatan tertulis soal spesifikasi armada, fasilitas, dan jadwal sebelum trip dimulai. Pelaku wisata di Labuan Bajo umumnya menerapkan sistem DP untuk paket speedboat, dengan pelunasan dilakukan sebelum atau sesaat setelah trip selesai.

Wisatawan yang hendak menuju TN Komodo disarankan memastikan detail paket secara gamblang, termasuk kapasitas AC, jenis makan siang, dan kondisi pasang-surut yang memengaruhi rute. Informasi terkini soal tarif dan ketentuan paket dapat dikonfirmasi langsung ke operator atau dinas pariwisata setempat.

Bagi Ferdinand, pelunasan Rp 19 juta menutup persoalan tanpa proses hukum lanjutan. Rombongan 11 turis itu tetap bisa melanjutkan perjalanan, sementara operator mendapat pelajaran soal perlunya penguatan perjanjian kerja sama dengan tamu asing.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top