Pencarian

Kemenkes Buka Lowongan Kerja Program SOPHI dan InPULS 2026, Ada Dua Posisi untuk Tenaga Ahli Perencanaan

Rabu, 13 Mei 2026 • 17:00:01 WIB
Kemenkes Buka Lowongan Kerja Program SOPHI dan InPULS 2026, Ada Dua Posisi untuk Tenaga Ahli Perencanaan
Kemenkes membuka lowongan untuk dua posisi tenaga ahli perencanaan program SOPHI dan InPULS 2026.

JAWA TENGAH — Kemenkes RI kembali membuka kesempatan bagi tenaga ahli untuk bergabung dalam dua inisiatif strategis penguatan sistem kesehatan. Lowongan ini dikonfirmasi melalui unggahan Instagram resmi @kemenkes_ri dan dikutip oleh Kompas.tv. Dua program yang menjadi fokus rekrutmen adalah Strengthening of Primary Health Care in Indonesia (SOPHI) dan Indonesia Public Laboratory System Strengthening (InPULS).

Dua Posisi yang Dibuka di Program SOPHI

Program SOPHI, yang bertujuan memperkuat layanan kesehatan primer di Indonesia, membuka dua posisi sekaligus. Keduanya berada di bidang perencanaan dan membutuhkan pengalaman kerja yang relevan.

  • Planning Coordinator SOPHI (1 posisi): Kandidat harus memiliki pengalaman minimal tiga tahun di bidang perencanaan program kesehatan atau pembangunan. Koordinator ini akan bertanggung jawab menyusun rencana kerja, mengoordinasikan pemangku kepentingan, serta memastikan target program tercapai.
  • Planning Assistant SOPHI (1 posisi): Posisi ini mendukung kerja koordinator dalam pengumpulan data, dokumentasi, dan administrasi perencanaan. Kualifikasi utama meliputi latar belakang pendidikan di bidang kesehatan masyarakat, ekonomi kesehatan, atau manajemen proyek.

Mengapa Program Ini Penting bagi Sistem Kesehatan Nasional

Kedua program ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat fondasi layanan kesehatan di Indonesia. SOPHI fokus pada penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas dan jaringannya), sementara InPULS menyasar sistem laboratorium kesehatan masyarakat. Rekrutmen tenaga perencana yang kompeten menjadi kunci agar intervensi kedua program tepat sasaran dan terukur.

Tanpa perencana yang mumpuni, program sebesar SOPHI dan InPULS berisiko mengalami hambatan koordinasi dan pemborosan anggaran. Oleh karena itu, Kemenkes secara spesifik mencari kandidat yang tidak hanya paham teknis kesehatan, tetapi juga mampu bekerja dalam kerangka proyek berskala nasional.

Persyaratan Umum dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Berdasarkan informasi yang beredar, pelamar wajib melampirkan sejumlah dokumen standar rekrutmen proyek pemerintah. Meski detail lengkap belum dirilis, calon peserta disarankan menyiapkan:

  • Surat lamaran dan daftar riwayat hidup (CV) terkini
  • Fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir
  • Surat keterangan pengalaman kerja dari institusi sebelumnya
  • Portofolio atau dokumen pendukung yang relevan dengan posisi yang dilamar

Cara Mendaftar dan Jadwal Seleksi

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi Kemenkes atau platform rekrutmen yang ditunjuk. Informasi tautan pendaftaran dan jadwal seleksi dapat diakses melalui akun Instagram resmi @kemenkes_ri atau situs web Kementerian Kesehatan. Pelamar diimbau untuk mencermati pengumuman resmi guna menghindari informasi palsu.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Pelamar?

Kandidat disarankan mempelajari dokumen Project Implementation Plan (PIP) SOPHI dan InPULS. Pemahaman terhadap kerangka logis program akan menjadi nilai tambah saat proses wawancara. Selain itu, penguasaan bahasa Inggris aktif dan kemampuan analisis data kuantitatif sangat direkomendasikan mengingat posisi ini akan banyak berurusan dengan laporan dan indikator kinerja.

Bagi pencari kerja yang memiliki latar belakang perencanaan pembangunan, ekonomi kesehatan, atau manajemen proyek, lowongan ini menjadi peluang emas untuk berkontribusi langsung dalam reformasi sistem kesehatan Indonesia. Pantau terus pengumuman resmi Kemenkes agar tidak ketinggalan tahapan seleksi.

Bagikan
Sumber: kompas.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks