SOLO — Program studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam resmi menjadi prodi terbaru di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Pendaftaran mahasiswa baru untuk prodi ini dibuka pada tahun 2026.
Pembukaan prodi ini merespons lonjakan kebutuhan tenaga profesional di industri keuangan syariah. Lulusan diharapkan mengisi posisi di perbankan syariah, lembaga keuangan mikro syariah, hingga pasar modal syariah.
Kurikulum Dirancang Sesuai Kebutuhan Industri Syariah
FEB UNS menyiapkan kurikulum yang mengintegrasikan teori ekonomi konvensional dengan prinsip-prinsip syariah. Mata kuliah unggulan meliputi fikih muamalah, akuntansi syariah, dan manajemen risiko keuangan Islam.
Dekan FEB UNS menegaskan lulusan prodi ini tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi praktis. Hal itu diwujudkan melalui kerja sama dengan perbankan syariah dan lembaga keuangan Islam di Jawa Tengah.
Peluang Karier di Sektor Keuangan Syariah Makin Terbuka
Industri keuangan syariah nasional terus tumbuh dalam satu dekade terakhir. Bank Indonesia mencatat aset perbankan syariah meningkat signifikan setiap tahun, mendorong kebutuhan sumber daya manusia yang mumpuni.
Lulusan Ekonomi dan Keuangan Islam UNS dapat bekerja sebagai analis keuangan syariah, manajer risiko, atau pengawas kepatuhan syariah di berbagai lembaga. Peluang juga terbuka di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga riset ekonomi Islam.
Pendaftaran mahasiswa baru untuk prodi ini mengikuti jadwal seleksi nasional yang ditetapkan pemerintah. Informasi lebih lanjut tersedia di laman resmi FEB UNS.