Pencarian

Pelatih Persiharjo Sukoharjo Soroti Degradasi Persis Solo: Jangan Abaikan Talenta Lokal, Ini Bukan Sekadar Soal Liga 1

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:17 WIB
Pelatih Persiharjo Sukoharjo Soroti Degradasi Persis Solo: Jangan Abaikan Talenta Lokal, Ini Bukan Sekadar Soal Liga 1
Pelatih Persiharjo Sukoharjo menyoroti pentingnya pemanfaatan talenta lokal dalam pembinaan sepak bola Jawa Tengah.

SUKOHARJO — Degradasi Persis Solo ke Liga 2 musim depan menjadi momentum refleksi bagi sepak bola Jawa Tengah. Pelatih Persiharjo Sukoharjo, Dwi Joko, buka suara soal nasib tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut. Menurutnya, penyebab utama keterpurukan ini bukan sekadar masalah teknis di lapangan, melainkan kegagalan dalam memanfaatkan potensi pemain lokal.

Kritik Tajam untuk Manajemen: Talenta Lokal Terpinggirkan

Dwi Joko menilai bahwa kebijakan rekrutmen Persis Solo dalam beberapa musim terakhir terlalu bergantung pada pemain dari luar daerah. Padahal, Jawa Tengah memiliki banyak pemain muda berbakat yang justru tidak diberi kesempatan membela klub kebanggaan masyarakat Solo dan sekitarnya.

“Jangan abaikan talenta lokal. Ini yang sering terjadi ketika klub terlalu fokus pada pemain instan dari luar. Akibatnya, chemistry tim tidak terbangun dan ketika tekanan datang, tim mudah goyah,” ujar Dwi Joko dalam pernyataan yang dikutip dari bahan berita.

Bukan Sekadar Soal Liga 1, Tapi Keberlanjutan Sepak Bola Daerah

Degradasi ini bukan hanya pukulan bagi prestise klub. Lebih dari itu, kata Dwi Joko, ini adalah kegagalan sistem pembinaan yang berimbas pada ekosistem sepak bola di tingkat akar rumput. Klub-klub lokal seperti Persiharjo Sukoharjo yang menjadi pemasok pemain, kini kehilangan salah satu tujuan utama pengembangan karier pemain mudanya.

“Jika Persis Solo terus mengabaikan pemain lokal, maka klub-klub pengumpan di bawahnya juga akan kehilangan motivasi. Ini efek domino yang harus segera diantisipasi,” tegasnya.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Laskar Sambernyawa?

Persis Solo kini harus menjalani musim depan di Liga 2 dengan segala konsekuensinya. Manajemen klub dituntut untuk segera menyusun peta jalan baru yang lebih berkelanjutan. Prioritas utama yang disorot Dwi Joko adalah pembenahan sektor pembinaan usia muda dan pemusatan latihan yang berbasis pada potensi lokal Jawa Tengah.

“Evaluasi total wajib dilakukan. Ini kesempatan untuk kembali ke akar. Jangan sampai setelah turun kasta, kesalahan yang sama terulang lagi,” pungkasnya.

FAQ: Mengapa Degradasi Persis Solo Jadi Sorotan?

Apakah degradasi Persis Solo memengaruhi klub lain di Jawa Tengah?
Ya, degradasi ini berdampak pada rantai pasok pemain dari klub-klub lokal seperti Persiharjo Sukoharjo yang selama ini menjadi bengkel pemain muda. Minimnya kesempatan bermain di level tertinggi membuat regenerasi pemain lokal terhambat.

Langkah apa yang paling mendesak untuk Persis Solo ke depan?
Prioritas utama adalah mengubah kebijakan rekrutmen dengan memberikan porsi lebih besar pada pemain asli Jawa Tengah. Selain itu, manajemen harus membangun akademi yang terintegrasi dengan klub-klub pengumpan di sekitar Solo Raya.

Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks