Pencarian

Ajak 96 Anak Yatim Nobar Film Children of Heaven, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 • 22:26:01 WIB
Ajak 96 Anak Yatim Nobar Film Children of Heaven, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Meraih Mimpi
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengajak 96 anak yatim nobar film Children of Heaven untuk menanamkan semangat dan nilai kejujuran.

SEMARANG — Puluhan anak yatim dari Panti Asuhan At Taqwa Meteseh diajak Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menghabiskan waktu bersama di sebuah bioskop di Kota Semarang, baru-baru ini. Mereka menonton film drama keluarga klasik asal Iran berjudul Children of Heaven yang sarat akan nilai-nilai perjuangan dan kejujuran di tengah kemiskinan.

Film Anak-anak Sepatu: Cerita Sederhana, Pesan Mendalam

Film yang dirilis pada 1997 itu mengisahkan perjuangan dua kakak-beradik dari keluarga miskin yang harus berbagi sepasang sepatu untuk pergi ke sekolah. Kisah ini dipilih Agustina bukan tanpa alasan. Menurutnya, tema film tersebut relevan dengan kondisi banyak anak di Indonesia yang tetap bersemangat belajar meski dalam keterbatasan.

"Mereka harus percaya bahwa mimpi mereka bisa tercapai. Film ini menunjukkan bahwa kejujuran dan kerja keras adalah kunci," ujar Agustina dalam pernyataan yang diterima redaksi, Selasa (18/2).

Bukan Sekadar Nonton, Ada Pesan untuk Anak-anak Yatim

Kegiatan nobar ini dirancang sebagai ruang refleksi bagi anak-anak panti. Setelah film selesai, Agustina menyempatkan diri berdialog langsung dengan 96 anak tersebut. Ia mendorong mereka untuk tidak malu dengan latar belakang ekonomi, justru menjadikannya sebagai motivasi.

Agustina juga memberikan motivasi khusus bahwa Pemerintah Kota Semarang berkomitmen mendukung pendidikan anak-anak yatim dan kurang mampu melalui berbagai program beasiswa dan bantuan sosial. Hal ini menjadi angin segar bagi anak-anak yang hadir, mayoritas masih duduk di bangku SD dan SMP.

Mengapa Film Klasik Iran Dipilih Wali Kota?

Pilihan film Children of Heaven terbilang unik di tengah maraknya tayangan animasi komersial. Agustina mengaku sengaja memilih film dengan narasi yang dekat dengan keseharian anak-anak dari keluarga prasejahtera. "Film ini tidak hanya menghibur, tapi mengajarkan nilai empati dan perjuangan. Anak-anak perlu melihat bahwa tokoh utama di film itu bisa sukses karena tidak menyerah," jelasnya.

Langkah ini sekaligus menjadi alternatif tontonan edukatif di tengah gempuran konten digital yang kerap kali miskin nilai moral. Wali kota berharap kegiatan serupa bisa rutin dilakukan, tidak hanya saat momen tertentu.

Apa Dampak Nobar bagi Anak-anak Panti?

Kegiatan seperti ini, menurut pengurus panti, memberikan dampak psikologis positif. Anak-anak merasa diperhatikan dan dihargai oleh pemimpin kotanya. Mereka tidak hanya mendapat pengalaman menonton di bioskop yang mungkin jarang mereka nikmati, tetapi juga mendapat suntikan semangat langsung dari kepala daerah.

Dengan melibatkan 96 anak dari satu panti, Agustina menunjukkan bahwa program sosial Pemkot Semarang menyasar kebutuhan emosional dan motivasi anak, bukan sekadar bantuan materiil.

Apa Langkah Pemkot Semarang Selanjutnya untuk Anak Yatim?

Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan terus mendata anak-anak yatim dan kurang mampu di seluruh kecamatan. Program beasiswa dan pendampingan psikososial menjadi prioritas. Kegiatan nobar ini diharapkan menjadi pilot project untuk kegiatan serupa di panti-panti lain di Semarang.

"Kami ingin anak-anak ini tumbuh dengan percaya diri. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita jaga mimpinya," pungkas Agustina.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Kegiatan Nobar Anak Yatim

Apa tujuan Wali Kota Semarang mengajak anak yatim nonton film?
Tujuan utamanya adalah memberikan hiburan edukatif sekaligus motivasi agar anak-anak yatim tetap semangat meraih cita-cita meski dalam keterbatasan ekonomi.

Film apa yang ditonton dan apa pesannya?
Film yang ditonton adalah Children of Heaven dari Iran. Film ini mengajarkan nilai kejujuran, perjuangan, dan kasih sayang dalam keluarga miskin.

Bagikan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks