SEMARANG — Meski cuaca di Jawa Tengah hari ini didominasi cerah berawan, warga di wilayah pesisir utara (Pantura) diminta tetap waspada. BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang mencatat, puncak pasang air laut terjadi pada rentang waktu sembilan pagi hingga dua siang, dengan ketinggian mencapai nyaris satu meter.
Tujuh Kabupaten Terdampak Banjir Pesisir
Prakirawan BMKG, Herbuana Yoga W, menyebutkan banjir pesisir atau rob diprediksi melanda wilayah Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati. Kondisi ini dipicu oleh fenomena pasang air laut yang bertepatan dengan fase bulan baru, sehingga volume air laut naik lebih tinggi dari biasanya.
“Air laut pasang diprediksi mencapai puncaknya dengan ketinggian sekitar 0,9 meter pada pukul 09.00 hingga 14.00 WIB,” ujar Herbuana dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Transisi Menuju Musim Kemarau: Suhu Panas di Siang, Dingin di Malam Hari
Secara meteorologis, cuaca di Jawa Tengah pada pagi hingga siang hari didominasi cerah berawan. Namun, hujan ringan masih berpeluang turun pada sore hingga awal malam, khususnya di kawasan dataran tinggi dan pegunungan seperti Gunung Slamet, Dieng, Sumbing, dan Sindoro.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Haritz Syahid Hakim, menjelaskan bahwa intensitas hujan mulai berkurang signifikan dalam tiga hari ke depan. Belasan daerah di Jawa Tengah mulai memasuki awal musim kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” ujar Haritz.
Mengapa Suhu Terasa Lebih Panas dan Lebih Dingin Bergantian?
BMKG mencatat adanya fenomena suhu udara yang terasa lebih panas pada siang hari, namun cenderung lebih dingin pada malam hari. Ini merupakan ciri khas periode transisi menuju musim kemarau, di mana radiasi matahari lebih kuat pada siang hari, sementara kelembapan udara rendah membuat suhu turun drastis saat malam tiba.
Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan memastikan kecukupan hidrasi di tengah cuaca yang fluktuatif. Bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir, disarankan untuk mengamankan barang-barang berharga dan waspada terhadap genangan air yang bisa mengganggu akses jalan.