Pencarian

Maxime Pellegrini, Pebasket 14 Tahun Asal Bali yang Menaklukkan Streetballer Amerika dan Mengincar EYBL

Kamis, 18 Juni 2026 • 01:08:01 WIB
Maxime Pellegrini, Pebasket 14 Tahun Asal Bali yang Menaklukkan Streetballer Amerika dan Mengincar EYBL
Maxime Pellegrini, pebasket 14 tahun asal Bali, menunjukkan kemampuan bertahan impresif melawan streetballer Amerika.

JAWA TENGAH — Nama Maxime Pellegrini mungkin masih asing di telinga publik basket Indonesia. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, namanya melesat berkat video pertahanan apiknya saat berhadapan dengan K Showtime, seorang streetballer asal AS dengan hampir satu juta pengikut. Momen blok tersebut menjadi titik awal perbincangan tentang potensi besar remaja asal Bali ini.

Dari Bali ke Perth: Rentetan Gelar Sejak Usia 10 Tahun

Maxime memulai perjalanan basketnya sejak usia 10 tahun. Dalam empat tahun terakhir, ia sukses mengoleksi sejumlah trofi bergengsi, mulai dari level nasional hingga internasional. Ia menjadi runner-up Merpati Cup Bali, juara Lion Cup Surabaya, dan meraih peringkat ketiga Liga BBYL 2025 yang dibarengi gelar MVP.

Di kancah global, prestasi Maxime tak kalah mentereng. Ia menjadi juara FIBA Christmas Cup 2026 di Republik Ceko dan baru saja menjuarai World Youth Championship KU14 di Perth, Australia, pada April lalu. "Kalo di luar negeri, saya sudah bertanding di Ceko dan Perth. Alhamdulillah, saya mendapatkan gelar juara di laga itu," ujar Maxime dalam keterangan resmi.

Undangan Klub UNO dan Tiga MVP Sekaligus

Klub asal Maxime saat ini adalah BBA Bali. Namun, ia baru saja mendapat undangan untuk memperkuat klub UNO dan berhasil menjadi juara KU15 di kejuaraan Achilessport di Medan. Di turnamen itu, Maxime menyapu bersih tiga penghargaan individu sekaligus: MVP reguler season, MVP final, dan Best Defender. "Alhamdulillah, saya pun mendapat 3 MVP sekaligus," tambahnya.

Rencana terdekat Maxime adalah bermain di tiga negara lain dalam beberapa bulan ke depan. Ia terus mengasah kemampuan untuk mencapai target utamanya: bermain di EYBL, liga akar rumput elite di AS yang diikuti 40 tim terbaik memperebutkan gelar juara nasional.

Idola Anthony Edwards dan Prediksi Final IBL

Maxime mengidolakan shooting guard Minnesota Timberwolves, Anthony "The Ant Man" Edwards. Gaya bermain eksplosif Edwards disebutnya menjadi inspirasi. "Saya berharap bisa bermain di tim EYBL di Amerika Serikat untuk mendapatkan pengalaman dan pengembangan basket di level tertinggi, dan tentunya mimpi semua orang yaitu main di NBA," kata Maxime.

Saat dimintai pendapat tentang final Indonesia Basketball League (IBL), Maxime dengan yakin memprediksi Pelita Jaya Jakarta akan unggul atas Bogor Hornbill. "Menurut pendapat saya yang berpotensi juara Pelita Jaya," tutupnya.

Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks