BATANG — Kepengurusan baru PAC GP Ansor Kecamatan Batang menempatkan pemberdayaan pemuda sebagai program prioritas. Regenerasi organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan disebut menjadi momentum memperkuat pengabdian kader.
Ketua PAC GP Ansor Batang, Bangkit Nur Hakim, menyatakan pelantikan ini menjadi titik awal penyegaran semangat berkhidmat di lingkungan Nahdlatul Ulama.
"Harapannya tentunya ini menjadi awal bagi kita untuk memperbarui semangat kita sebagai langkah awal untuk kita berkhidmat di Nahdlatul Ulama maupun agama dan bangsa," katanya.
Ansor Job Center Bakal Petakan Kompetensi Pemuda
Selain bidang keagamaan, Ansor Batang memperkuat kemandirian ekonomi kader melalui Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) dan Bidang Pemberdayaan SDM. Wakil Ketua Bidang BUMA dan Pemberdayaan SDM, Mauludi Haqul Adni, menyebut pihaknya tengah merancang Ansor Job Center Batang.
Program tersebut akan memetakan potensi dan kompetensi pemuda Ansor untuk kemudian difasilitasi pelatihan dan sertifikasi. Pendataan itu menyasar kader di lingkungan PAC Batang.
"Dalam program itu kita akan memverifikasi, kemudian memitigasi, mengumpulkan data-data daripada para pemuda Ansor terutama di PAC Batang, akan kita fasilitasi untuk dilakukan semacam sertifikasi," ujarnya.
Sertifikasi untuk Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal
Sertifikasi diarahkan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, terutama dalam merespons kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri Batang. Industrialisasi yang pesat di daerah itu membuka peluang kerja dan usaha yang lebih luas bagi pemuda setempat.
Mauludi menegaskan peran Ansor tidak berhenti pada pendampingan keagamaan. Kader Nahdliyin diharapkan turut memberi kontribusi di sektor kepemudaan.
"Harapannya pemuda Ansor tidak hanya kita mengawal para kiai, mensosialisasikan, mendakwahkan agama, tapi kita juga bisa memberikan kontribusi dalam hal kepemudaan," katanya.
Target: Kader Jadi Wirausahawan dan Tenaga Profesional
Melalui program tersebut, Ansor menargetkan kader Nahdliyin tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu berkembang sebagai wirausahawan dan tenaga profesional. Rangkaian pelantikan dan Muskernancap I menjadi pijakan awal menjalankan agenda kepengurusan masa khidmat 2026–2029.