BANYUMAS — Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah menyambut baik langkah silaturahmi yang dilakukan para penghulu dari berbagai KUA. Menurutnya, komunikasi yang baik antara penghulu dan jajaran Urais menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan keagamaan yang semakin profesional, tertib, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Momentum Jambore untuk Bangun Jejaring Antar-Penghulu
Jambore Penghulu Jawa Tengah 2026 menjadi ruang bertemunya para penghulu dari berbagai daerah. Kegiatan ini sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan layanan kepenghuluan di tingkat KUA.
Husein menyampaikan bahwa silaturahmi dalam kegiatan jambore menjadi sarana penting untuk menambah wawasan serta memperkuat jejaring komunikasi antar-penghulu.
"Jambore ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat koordinasi, dan mendapatkan arahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepenghuluan kepada masyarakat," ungkap Husein.
Diskusi Layanan Kepenghuluan di Tingkat KUA
Dalam kesempatan tersebut, Husein bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Diskusi mencakup berbagai hal terkait pelaksanaan tugas penghulu dan pelayanan masyarakat di tingkat KUA. Koordinasi antara penghulu dan jajaran Urais dinilai krusial untuk memastikan layanan kepenghuluan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Komitmen Bawa Semangat Kebersamaan ke Tugas Harian
Melalui Jambore Penghulu Jawa Tengah 2026, silaturahmi dan komunikasi lintas wilayah diharapkan terus terjaga. Penghulu KUA Wangon juga berkomitmen membawa semangat kebersamaan tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Komitmen itu khususnya diwujudkan dalam memberikan layanan kepenghuluan yang berkualitas, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.