Pencarian

Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Investasi Jateng Rp72,54 Triliun per Triwulan III-2026, Yakin Tembus Rp110 Triliun Akhir Tahun

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 07:16:31 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Investasi Jateng Rp72,54 Triliun per Triwulan III-2026, Yakin Tembus Rp110 Triliun Akhir Tahun
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan capaian realisasi investasi Rp72,54 triliun hingga triwulan III-2026 dalam forum investasi di KEK Industropolis Batang.

BATANG — Angka Rp72,54 triliun itu terekam dari laporan realisasi investasi triwulan III-2026 yang dipaparkan dalam forum investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut capaian tersebut menempatkan provinsi ini pada jalur untuk menyamai torehan tahun sebelumnya.

“Kita optimis, sebentar lagi ada perusahaan dari Vietnam akan masuk. Kita optimis bahwa 2026 nanti bisa menyamai capaian tahun lalu yaitu Rp110 triliun,” kata Luthfi di hadapan peserta forum.

Lonjakan Investasi dari Triwulan I ke Triwulan III

Data yang dipaparkan menunjukkan laju kenaikan bertahap sepanjang 2026. Pada triwulan I-2026, realisasi investasi tercatat Rp23 triliun. Angka itu naik menjadi Rp59,94 triliun pada akhir semester I-2026, lalu bertambah menjadi Rp72,54 triliun hingga triwulan III-2026.

Luthfi menyebut capaian tersebut lahir dari kolaborasi sejumlah pemangku kepentingan. Promosi investor dalam dan luar negeri dijalankan lewat forum bisnis, kerja sama antardaerah, hingga kemitraan sister province dan sister city dengan negara sahabat.

Peran CJIBF dan Kawasan Industri Baru

Forum bisnis dipakai pemerintah provinsi untuk mempertemukan pelaku usaha, pengelola kawasan industri, dan pembuat kebijakan. Luthfi mencontohkan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) yang dalam sehari mampu menghasilkan investasi hingga Rp19 triliun.

“Forum-forum bisnis dan investasi seperti ini dapat mempertemukan dunia usaha, kawasan industri, serta pemangku kebijakan yaitu pemerintah. Salah satu contoh, kami punya Central Java Investment Business Forum (CJIBF) yang sehari bisa bisa menghasilkan investasi sampai Rp19 triliun,” jelasnya.

Saat ini Jawa Tengah memiliki sekitar tujuh kawasan industri yang tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kendal, Batang, dan Brebes. Pemerintah provinsi juga menyiapkan sekitar 12 kawasan industri baru sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan Ekonomi 5,80 Persen dan Jaminan Keamanan

“Kawasan industri penting untuk pertumbuhan ekonomi baru. Di Jawa Tengah sekarang pertumbuhan ekonomi sudah 5,80% atau di atas rata-rata nasional,” ujar Luthfi.

Dalam forum yang sama, Luthfi menerima penghargaan Figur Akselerator Kemajuan dari detikcom untuk kategori Investasi dan Penguatan Program Strategis Nasional. Penghargaan itu disebut menjadi pemicu untuk memperkuat dorongan pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah.

Pangdam IV/Diponegoro Sudaryanto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyatakan komitmen menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Kondisi kondusif serta kepastian hukum dinilai menjadi faktor penting bagi investor yang akan menanamkan modal di Jawa Tengah.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks