PATI — Dinas Kesehatan Kabupaten Pati mengonfirmasi penghentian proyek pembangunan Puskesmas Juwana di Desa Kudukeras yang menelan anggaran APBD sebesar Rp 2,9 miliar. Keputusan ini diambil setelah penyedia jasa, CV Kita Bisa Maju, dinyatakan wanprestasi atau gagal memenuhi kewajiban kontrak.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati Luky Pratugas Narimo menegaskan bahwa berhentinya pekerjaan bukan disebabkan oleh kendala internal dinas. Menurutnya, masalah sepenuhnya berada pada pihak ketiga yang tidak mampu melanjutkan pembangunan tanpa alasan yang jelas.
“Bukan mangkrak, tapi putus kontrak ya. Tidak ada kendala di dinkes, kendala ada di penyedia yang wanprestasi,” ungkap Luky saat dikonfirmasi pada Rabu, 6 Mei 2026.
Penyebab Proyek Berhenti: CV Kita Bisa Maju Wanprestasi
Kondisi di lapangan saat ini menunjukkan bangunan Puskesmas Juwana yang baru berdiri sebagian kini terbengkalai. Padahal, proyek yang dimulai pada tahun 2025 ini semula diproyeksikan selesai pada akhir tahun yang sama agar bisa segera melayani masyarakat pada 2026.
Temuan bangunan yang berhenti pengerjaannya tersebut memicu reaksi dari pihak legislatif. Jajaran Komisi D DPRD Pati melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pembangunan pada Senin, 4 Mei 2026, untuk melihat langsung sejauh mana progres yang telah dicapai sebelum pengerjaan terhenti total.
Hasil pantauan di lokasi memperlihatkan struktur bangunan yang sudah berdiri namun tidak menunjukkan adanya aktivitas pekerja. Hal ini menjadi catatan serius bagi dewan mengingat pentingnya fasilitas kesehatan tersebut bagi warga Juwana.
DPRD Pati Bakal Minta Keterangan Dinas Kesehatan
Ketua Komisi D DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo menyatakan pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan akhir terkait nasib kelanjutan proyek tersebut. Namun, ia memastikan akan segera memanggil pihak Dinas Kesehatan untuk memberikan penjelasan secara rinci dalam rapat kerja.
“Njeh kemaren baru kami sidak. Hasilnya seperti apa nanti kita rapatkan dulu, setelahnya nanti kita sampaikan ke media,” kata Bandang.
Sebelumnya, Komisi D menaruh harapan besar agar relokasi Puskesmas Juwana ke gedung baru ini berjalan sesuai jadwal. Terhentinya proyek ini otomatis menunda rencana pemanfaatan fasilitas kesehatan yang sudah ditargetkan bisa beroperasi penuh pada tahun ini.