SRAGEN — Bupati Sragen Sigit Pamungkas memilih SMK Negeri 1 Sambirejo sebagai lokasi kegiatan Bupati Mengajar, Senin (11/5). Sekolah yang terletak di wilayah perbukitan itu menjadi saksi peluncuran program Sekolah Berintegritas, inisiatif prioritas Gubernur Jawa Tengah untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini.
Sigit menyampaikan bahwa siswa SMK harus menguasai skill spesifik agar mampu bersaing di era digital. Namun, ia mengingatkan bahwa ada bekal yang lebih penting dari sekadar keterampilan teknis.
“Anak-anak harus menguasai skill dengan sebaik-baiknya. Namun ada yang lebih penting selain skill, yaitu attitude atau sikap dan perilaku ketika berinteraksi dengan masyarakat luas. Mereka harus disiplin, bekerja keras, tepat waktu, dan memiliki integritas,” kata Sigit di hadapan para siswa.
Mengapa Integritas Jadi Bekal Utama?
Bupati Sigit menekankan bahwa nilai integritas menjadi tameng bagi siswa dalam menghadapi perubahan lingkungan sosial yang makin kompleks. Ia secara spesifik mengingatkan bahaya pergaulan bebas, narkoba, hingga ketergantungan pada gadget.
“Harapannya mereka bisa survive di tengah perubahan lingkungan dan menjadi hebat di bidangnya masing-masing,” tambahnya.
Program Sekolah Berintegritas: Bukan Sekadar Label
Kepala SMKN 1 Sambirejo, Siti Nurjanah, menjelaskan bahwa peluncuran Sekolah Berintegritas di sekolahnya merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Jawa Tengah. Targetnya, seluruh SMA, SMK, dan SLB di provinsi itu menerapkan sistem pengelolaan dan pembelajaran yang transparan serta berintegritas.
“Iya pada pagi hari ini beliau hadir sebagai pembina apel sekaligus Bupati Mengajar di SMK Negeri 1 Sambirejo. Selain itu, hari ini juga dilakukan launching sekolah berintegritas,” beber Siti.
Sekolah yang ia pimpin memiliki enam kompetensi keahlian, mulai dari teknik sepeda motor, teknik kendaraan ringan, teknik studio fotografi, desain produksi busana, hingga desain komunikasi visual.
Apresiasi untuk Sekolah di Wilayah Terpencil
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Tengah, Indri Astuti, mengapresiasi langkah Bupati Sigit yang bersedia hadir langsung di SMKN 1 Sambirejo. Menurutnya, lokasi sekolah yang cukup terpencil kerap membuat kegiatan serupa jarang tersentuh.
“Saya sangat respek karena beliau berkenan hadir di SMK Negeri 1 Sambirejo yang mungkin lokasinya cukup terpencil. Materi yang diberikan sangat berguna dan mampu memberi semangat kepada siswa, guru, dan seluruh warga sekolah,” ujar Indri.
Ia menambahkan, program Sekolah Berintegritas bertujuan meluluskan siswa yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki moral yang kuat.
Antusiasme Siswa: Motivasi untuk Berwirausaha
Salah satu siswa kelas XII Desain Produksi Busana 2, Chika Nabila Ayu, mengaku sangat termotivasi setelah belajar langsung dari Bupati. Ia menilai perhatian Pemkab Sragen terhadap pendidikan cukup besar, termasuk dukungan beasiswa dan peluang kerja ke luar negeri.
“Kami sangat termotivasi. Tadi juga dibahas bagaimana perjuangan zaman dahulu hingga sekarang kita bisa menikmati hasilnya. Anak-anak SMK merasa didukung untuk sukses, terutama dalam usaha dan UMKM,” ujarnya.