JAWA TENGAH — PSG datang ke markas Lens dengan satu misi: mengamankan trofi liga. Mereka langsung tampil agresif sejak menit awal, menekan pertahanan tuan rumah yang kerap melakukan kesalahan sendiri. Dominasi itu akhirnya berbuah gol di penghujung babak pertama.
Kesalahan Fatal Lens, Kvaratskhelia Buka Skor
Gol pertama lahir dari aksi cepat Ousmane Dembele. Ia sukses merebut bola di lini pertahanan Lens, lalu melepaskan umpan terukur kepada Kvaratskhelia. Tanpa hambatan, pemain Georgia itu berlari kencang menuju gawang dan menaklukkan kiper Robin Risser dengan penyelesaian dingin.
Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. PSG mendominasi penguasaan bola, namun lini belakang Lens yang mulai rapi menyulitkan mereka menambah gol di babak kedua.
Serangan Balik Kilat di Injury Time Pastikan Kemenangan
Kebuntuan baru pecah di masa injury time. PSG melancarkan serangan balik cepat yang dimulai dari Ibrahim Mbaye. Ia menjemput bola dari area sendiri, lalu membangun serangan bersama Goncalo Ramos dan Desire Doue. Umpan matang Doue diselesaikan Mbaye dengan tembakan keras ke pojok kiri atas gawang. Skor 2-0 menutup laga.
Kemenangan ini memastikan PSG tidak terkejar di puncak klasemen Ligue 1. Gelar juara ini menjadi bukti dominasi mereka di kompetisi domestik musim ini.
PSG Kini Fokus ke Final Liga Champions
Setelah mengamankan satu trofi, perhatian PSG sepenuhnya beralih ke Eropa. Tim asuhan Luis Enrique akan menghadapi Arsenal di final Liga Champions pada 30 Mei mendatang. Laga di Stade Bollaert-Delelis ini menjadi uji coba terakhir sebelum partai puncak tersebut.
Konsistensi lini depan dan solidnya pertahanan yang ditunjukkan saat melawan Lens akan menjadi modal penting. PSG berambisi menambah satu gelar lagi untuk melengkapi musim sempurna mereka.