SOLO — Peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan Nusukan, Kota Solo, saat seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di dalam selokan. Korban, Ragis (57), diketahui baru saja mengeluhkan rasa sakit di bagian ulu hati sebelum akhirnya tumbang dan meninggal di lokasi.
Kronologi: Dari Keluhan Nyeri hingga Ditemukan di Selokan
Berdasarkan keterangan dari kepolisian setempat, peristiwa berawal saat korban mendatangi sebuah apotek di kawasan Nusukan. Ragis mengeluhkan nyeri pada perut dan ulu hati, serta berniat untuk membeli obat. Namun, sebelum sempat membeli, korban tiba-tiba jatuh dan tergeletak di selokan depan apotek tersebut.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Petugas dari Polsek setempat yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hasil Pemeriksaan: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Kapolsek Jebres, Kompol Agus Santoso, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban. "Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (17/2/2025).
Polisi menduga kuat korban meninggal dunia karena faktor sakit atau serangan jantung mendadak. Dugaan ini diperkuat dengan keluhan nyeri ulu hati yang disampaikan korban sesaat sebelum kejadian.
Langkah Selanjutnya: Jenazah Dibawa ke RS untuk Autopsi
Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jenazah Ragis telah dibawa ke Rumah Sakit Dr. Moewardi Solo untuk menjalani autopsi. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum et repertum untuk mengetahui secara medis penyebab meninggalnya korban.
Sementara itu, keluarga korban yang telah datang ke lokasi menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka memilih untuk tidak melakukan otopsi dan akan membawa jenazah untuk dimakamkan.
Apakah Nyeri Ulu Hati Bisa Menyebabkan Kematian Mendadak?
Nyeri ulu hati atau epigastrium sering kali dianggap sepele, namun bisa menjadi gejala awal dari serangan jantung. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai silent heart attack atau serangan jantung diam-diam, di mana rasa sakit tidak selalu muncul di dada, melainkan di area perut bagian atas.
Para ahli kesehatan menyarankan agar masyarakat tidak menyepelekan keluhan nyeri ulu hati yang mendadak, terutama jika disertai dengan keringat dingin, sesak napas, atau rasa lemas. Segera mencari pertolongan medis darurat menjadi langkah paling tepat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.