JAWA TENGAH — Pencapaian bersejarah itu tercipta di laga yang berlangsung di Munich, Jerman, Selasa (16/6) malam WIB. Messi mencetak gol pada menit ke-34 melalui tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti, memanfaatkan umpan silang Angel Di Maria. Gol tersebut sekaligus membawa Argentina unggul 1-0 atas Austria.
Gol ke-17 yang Mengubah Sejarah
Gol itu menjadi yang ke-17 bagi Messi sepanjang partisipasinya di Piala Dunia. Sebelumnya, ia berbagi rekor dengan legenda Jerman, Miroslav Klose, yang mengoleksi 16 gol. Messi menyamai catatan Klose saat mencetak gol ke gawang Arab Saudi di laga pembuka.
Tak butuh waktu lama bagi Messi untuk memecahkan rekor tersebut. Dua pertandingan sudah cukup bagi pemain berusia 38 tahun itu untuk menorehkan namanya di buku sejarah sepak bola dunia.
Perjalanan Messi Menuju Puncak
Perjalanan Messi di Piala Dunia dimulai pada edisi 2006 di Jerman. Kala itu, ia masih berusia 18 tahun dan mencetak satu gol. Empat tahun berselang, ia mencetak satu gol di Afrika Selatan. Puncaknya terjadi di Brasil 2014, saat Messi mengemas empat gol dan membawa Argentina ke partai final.
Pada edisi 2018 di Rusia, Messi kembali mencetak enam gol. Ia kemudian menambahkan empat gol lagi di Qatar 2022, termasuk dua gol di final melawan Prancis yang mengantarkan Argentina juara.
Rekor yang Sulit Tersaingi
Dengan 17 gol dalam 27 penampilan di Piala Dunia, Messi kini unggul satu gol dari Klose. Pesaing terdekatnya saat ini adalah Kylian Mbappe yang baru mengoleksi 12 gol. Namun, dengan usia yang masih 27 tahun, Mbappe memiliki peluang untuk mengejar rekor Messi di edisi mendatang.
Rekor ini melengkapi koleksi prestasi individu Messi yang sudah luar biasa. Sebelumnya, ia telah memegang rekor sebagai satu-satunya pemain yang mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berbeda.
Dampak bagi Argentina di Turnamen
Kemenangan atas Austria membawa Argentina memuncaki klasemen Grup J dengan enam poin. Tim asuhan Lionel Scaloni dipastikan lolos ke babak 16 besar. Laga pamungkas melawan Nigeria pada pekan depan hanya akan menentukan status juara grup.
Messi sendiri mengaku bangga dengan pencapaiannya. "Ini adalah momen spesial bagi saya dan tim. Rekor ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi selama bertahun-tahun," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.