Pencarian

Barang Penumpang Tertinggal di KAI Capai Rp 8,86 Miliar, Ponsel hingga Laptop Mendominasi

Senin, 13 Juli 2026 • 10:58:01 WIB
Barang Penumpang Tertinggal di KAI Capai Rp 8,86 Miliar, Ponsel hingga Laptop Mendominasi
Total barang penumpang tertinggal di KAI mencapai nilai Rp 8,86 miliar dengan ponsel dan laptop mendominasi.

JAWA TENGAH — Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan, dari total barang temuan tersebut, sebanyak 2.869 unit masuk kategori barang berharga. Kategori ini mencakup telepon genggam, laptop, dompet, perhiasan, uang tunai, dan dokumen penting.

“Bagi pelanggan, barang tertinggal dapat memengaruhi kelanjutan perjalanan, aktivitas pekerjaan, hingga akses terhadap dokumen penting,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2026).

Sisanya, 9.165 barang masuk kategori biasa seperti tas, pakaian, botol minum, payung, pengisi daya, dan buku. Ada pula 622 makanan yang tertinggal. Ragam barang ini menunjukkan bahwa satu barang yang terlupakan bisa memiliki nilai ekonomi maupun nilai pribadi yang sulit digantikan.

Stasiun Surabaya Paling Banyak Ditinggali Barang

Secara wilayah, Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat temuan terbanyak dengan 3.050 barang. Disusul Daop 1 Jakarta sebanyak 2.611 barang, Daop 5 Purwokerto 1.952 barang, Daop 2 Bandung 1.479 barang, dan Daop 4 Semarang 1.284 barang.

Anne menjelaskan, petugas di stasiun dan atas kereta berperan mengamankan barang yang ditemukan, mencatat ciri-cirinya secara rinci, lalu menghubungkan laporan pelanggan dengan data barang temuan. Barang yang ditemukan pertama kali akan diumumkan melalui pengeras suara. Jika belum ada yang mengambil, petugas akan mendata, mendokumentasikan, dan menyimpannya sesuai prosedur.

Prosedur Klaim Barang: Cepat dan Gratis

Pelanggan yang masih dalam perjalanan bisa segera melapor ke kondektur, petugas keamanan, atau Customer Service on Train. Setelah tiba di stasiun, laporan bisa disampaikan ke Customer Service on Station atau petugas Lost and Found. Jika tidak bisa melapor langsung, hubungi Contact Center KAI 121.

Agar pencarian lebih cepat, sampaikan ciri-ciri barang secara rinci, tanggal dan waktu perjalanan, nama kereta, nomor tempat duduk, kode booking, serta lokasi terakhir barang terlihat. Setelah barang ditemukan, petugas akan mencocokkan laporan dengan data. Pelanggan perlu menunjukkan identitas dan tiket sebagai verifikasi kepemilikan.

Layanan Lost and Found KAI tidak dipungut biaya. KAI mengimbau penumpang menyimpan barang berharga di tempat yang mudah diawasi dan memberi label nama pada tas. Sebelum turun, periksa rak bagasi, area kursi, meja lipat, stopkontak, kantong kursi, dan bagian bawah tempat duduk.

“Luangkan waktu sejenak untuk mengecek seluruh barang bawaan sebelum turun dari kereta api atau meninggalkan stasiun. Semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang barang dapat ditemukan,” tutup Anne.

Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks