Pencarian

BPBD Pemalang Tetapkan Status Darurat Kekeringan, 93 Ribu Jiwa Terdampak di 30 Desa Tujuh Kecamatan

Kamis, 16 Juli 2026 • 22:16:31 WIB
BPBD Pemalang Tetapkan Status Darurat Kekeringan, 93 Ribu Jiwa Terdampak di 30 Desa Tujuh Kecamatan
BPBD Kabupaten Pemalang mendistribusikan air bersih menggunakan enam truk tangki ke wilayah terdampak kekeringan di tujuh kecamatan.

PEMALANG — BPBD Kabupaten Pemalang mengerahkan enam truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. Target distribusi mencapai empat kali putaran setiap hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengatakan penanganan ini merupakan tindak lanjut dari prakiraan musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026. “Berdasarkan hasil asesmen dan validasi di lapangan, kekeringan mulai terjadi di sejumlah wilayah. Terutama di Kecamatan Belik dan Pulosari,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Tujuh Kecamatan Terdampak dan Posko Darurat

Hasil kaji cepat menunjukkan wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pulosari, Watukumpul, Randudongkal, Warungpring, Belik, Bantarbolang, dan Bodeh. Setelah status darurat ditetapkan, BPBD membentuk Pos Komando Penanganan Darurat Bencana.

Posko ini bertugas memantau kondisi lapangan, menerima laporan dari desa dan kecamatan, serta mengatur distribusi bantuan air bersih. BPBD juga membuka posko di seluruh kecamatan agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Posko tersebut bekerja sama dengan pemerintah desa dalam mendata kebutuhan air bersih masyarakat setempat.

Distribusi Air Bersih dan Dukungan Lintas Instansi

Penyaluran air bersih didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI), Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Pemalang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta berbagai elemen masyarakat. “Sejak Rabu (1/7/2026) pukul 09.00 WIB kami sudah mulai melakukan droping air ke desa-desa terdampak,” kata Agus.

Pada Selasa (14/7/2026) pagi, BPBD menyiagakan tiga truk tambahan. Dua truk dikerahkan di Kecamatan Pulosari dan satu truk di Kecamatan Bodeh untuk mempercepat distribusi ke desa-desa yang membutuhkan.

Masa Tanggap Darurat dan Imbauan Bantuan

Status darurat kekeringan saat ini berlaku hingga 31 Juli 2026. Masa tanggap darurat dapat diperpanjang apabila kekeringan masih berlanjut. BPBD mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyediaan air bersih bagi warga terdampak.

Sejumlah komunitas, seperti Alumni SMAN 1 Pemalang, telah rutin membantu droping air setiap pekan. “Kami mengimbau seluruh bantuan air bersih disalurkan melalui posko BPBD. Hal ini agar distribusinya tercatat, tervalidasi, dan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” pungkas Agus.

Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks