Pencarian

Perang Harga Mobil Listrik Rp500 Jutaan Makin Panas, BYD Atto 3 hingga Hyundai Kona Electric Bertarung

Jumat, 24 Juli 2026 • 09:01:31 WIB
Perang Harga Mobil Listrik Rp500 Jutaan Makin Panas, BYD Atto 3 hingga Hyundai Kona Electric Bertarung
BYD Atto 3 varian Superior dibanderol Rp520 juta di segmen mobil listrik Rp500 jutaan.

JAWA TENGAH — Persaingan mobil listrik di Indonesia tak lagi sekadar urusan harga jual. Di segmen Rp500 jutaan, produsen seperti BYD, Hyundai, dan Polytron saling mengandalkan fitur keselamatan, jarak tempuh, hingga layanan purna jual untuk merebut hati konsumen. Setidaknya ada sembilan varian dari enam merek yang bertarung di kelas ini.

SUV dan Crossover China Mendominasi, Kona Electric Jadi Lawan Terberat

Produsen asal Tiongkok masih menguasai pangsa pasar di rentang harga ini. BYD Atto 3 varian Superior dibanderol Rp520 juta, sementara Geely EX5 Max dilego Rp505 juta. Chery juga ikut meramaikan dengan J6 RWD seharga Rp560,5 juta dan J6T RWD di angka Rp580,5 juta.

Hyundai Kona Electric menjadi satu-satunya wakil Korea Selatan dengan dua varian: Style SR Rp565,25 juta dan Prime SR Rp583,5 juta. Dari dalam negeri, Polytron G3+ hadir dengan harga Rp505,5 juta, menawarkan opsi bagi konsumen yang ingin mendukung produk lokal.

Pilihan Lain: Aion V, Changan S05, hingga VinFast VF7 dengan Skema Sewa Baterai

GAC Aion V varian Luxury dijual Rp560 juta, sementara Changan S05 BEV hadir dalam dua varian: Plus Rp509 juta (normal Rp529 juta) dan Max Rp539 juta (normal Rp559 juta). VinFast VF7 Plus menjadi yang paling unik karena menyediakan opsi sewa baterai dengan harga Rp508 juta, atau beli baterai seharga Rp568 juta.

Strategi sewa baterai ala VinFast ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang ingin menekan biaya awal kepemilikan. Namun, pembeli harus siap dengan biaya berlangganan bulanan yang tetap harus dibayarkan.

Garansi Baterai Panjang dan Jaringan Dealer Jadi Senjata Baru

Produsen tak lagi hanya mengandalkan angka harga. Garansi baterai yang lebih panjang, layanan purna jual yang responsif, serta jaringan dealer yang terus diperluas kini menjadi faktor penentu. Program pembiayaan dengan bunga rendah juga mulai gencar ditawarkan untuk menarik konsumen yang masih ragu beralih ke kendaraan listrik.

Dengan banyaknya pilihan di segmen Rp500 jutaan, konsumen Indonesia kini bisa memilih mobil listrik yang sesuai dengan kebutuhan, entah itu fokus pada efisiensi, kenyamanan keluarga, atau teknologi bantuan berkendara (ADAS). Persaingan ini jelas menguntungkan pembeli.

Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks