Pencarian

Thumasto Kembali Nahkodai AREBI Soloraya 2026-2029, Fokus Sertifikasi Broker dan Menyambut Investasi Baru

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:03:31 WIB
Thumasto Kembali Nahkodai AREBI Soloraya 2026-2029, Fokus Sertifikasi Broker dan Menyambut Investasi Baru
Thumasto kembali terpilih sebagai Ketua AREBI DPC Soloraya masa bakti 2026–2029 dalam Muscab yang digelar di Solo.

SOLO — Thumasto kembali dipercaya memimpin AREBI DPC Soloraya untuk masa bakti 2026–2029. Pemilihan berlangsung dalam Muscab yang dirangkai dengan seminar bertajuk “AI Marketing for Property Agent: Kerja Lebih Cerdas, Jualan Lebih Cepat, Closing Lebih Banyak” di Solo.

“Hari ini sesi pertama adalah Musyawarah Cabang AREBI Soloraya sekaligus pemilihan ketua, dan saya kembali dipercaya memimpin untuk periode 2026 sampai 2029,” kata Thumasto.

Prioritas: Sertifikasi dan Literasi Digital

Thumasto menekankan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan regulasi menuntut broker properti untuk terus meningkatkan kapasitas. AREBI Soloraya akan memprioritaskan pelatihan, sertifikasi profesi, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pemasaran properti.

“Setelah itu kami lanjutkan seminar tentang pemanfaatan AI dalam pemasaran properti dan sosialisasi sertifikasi profesi broker properti,” ujarnya.

Kolaborasi untuk Menekan Sengketa Lahan

Selain penguasaan teknologi, organisasi ini juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), notaris, dan perbankan. Langkah ini ditempuh untuk meminimalkan persoalan transaksi properti yang kerap muncul di lapangan.

Thumasto mengungkapkan, masih banyak masalah seperti ketidaksesuaian status lahan, persoalan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), hingga ketidaksinkronan data antarinstansi yang berpotensi menghambat investasi. Menurutnya, broker properti wajib memahami aspek hukum, tata ruang, dan regulasi pertanahan agar dapat memberikan pendampingan yang tepat.

“Yang ingin kami bangun adalah kolaborasi dengan seluruh stakeholder sehingga anggota AREBI mampu memberikan pelayanan yang profesional dan mengurangi potensi persoalan dalam transaksi properti,” katanya.

Investasi Mulai Mengalir ke Soloraya

Thumasto menilai prospek bisnis properti di Soloraya masih sangat cerah. Investor domestik maupun asing mulai masuk ke Boyolali, Karanganyar, Sragen, dan kawasan penyangga Solo. Beberapa kepala daerah di Soloraya bahkan mulai mengajak broker properti menjadi mitra dalam mengarahkan investor agar sesuai dengan rencana tata ruang.

“Saya melihat semester pertama tahun ini cukup positif. Banyak investor mulai masuk ke wilayah Soloraya sehingga menjadi peluang besar bagi agen properti,” ujarnya.

Ketua DPD AREBI Jawa Tengah, William Nugraha Kusumo Widagdo, menambahkan bahwa Jawa Tengah kini menjadi salah satu daerah tujuan utama investasi nasional. Kawasan industri tidak hanya tumbuh di Batang dan Kendal, tetapi juga merambah Solo Raya. Keberadaan jalan tol Trans Jawa, ketersediaan lahan, dan kualitas tenaga kerja disebut sebagai daya tarik utama.

“Solo dan sekitarnya menjadi kawasan yang sangat menarik bagi investor. Pertumbuhan industri akan diikuti berkembangnya sektor komersial dan kebutuhan hunian sehingga prospek bisnis properti masih sangat baik,” kata William.

Melalui kepengurusan baru ini, AREBI DPC Soloraya menargetkan diri sebagai organisasi yang profesional, adaptif terhadap teknologi, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan sektor properti serta investasi di Soloraya.

Bagikan
Sumber: mettanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks