PEMALANG — Biaya konstruksi di Kabupaten Pemalang pada tahun ini mengalami penurunan. Berdasarkan data BPS, IKK Pemalang sebesar 99,78 poin pada 2025, lebih rendah 4,32 poin dari capaian tahun sebelumnya. Meski turun, dalam lima tahun terakhir indeks ini justru naik 6,8 poin.
IKK adalah indeks harga yang mengukur tingkat kemahalan konstruksi suatu daerah dibandingkan dengan Kota Surabaya sebagai kota acuan. Semakin tinggi angka IKK, semakin mahal biaya pembangunan gedung atau infrastruktur di wilayah tersebut.
Pemalang Peringkat ke-14 Termurah se-Jawa Tengah
Dengan nilai 99,78 poin, harga konstruksi di Pemalang setara 0,998 kali lipat harga di Surabaya. Artinya, biaya membangun di Pemalang masih sedikit lebih rendah dari kota acuan nasional tersebut.
Dibandingkan 35 kabupaten/kota lain di Jawa Tengah, IKK Pemalang menempati urutan terendah ke-14. Posisi ini menunjukkan daya saing biaya konstruksi yang cukup kompetitif di tingkat provinsi.
Kabupaten Semarang Paling Mahal, Kebumen Paling Murah
IKK tertinggi di Jawa Tengah pada 2025 berada di Kabupaten Semarang dengan 105,94 poin, disusul Kota Semarang 105,47 poin, dan Kabupaten Demak 104,52 poin. Kota Tegal juga masuk lima besar dengan 102,93 poin.
Sebaliknya, kabupaten dengan biaya konstruksi termurah adalah Kebumen (96,9 poin), Purworejo (97,13 poin), dan Wonogiri (97,29 poin). Kota Magelang dan Kabupaten Magelang masing-masing mencatat 97,38 poin dan 98,13 poin.
BPS mendefinisikan IKK sebagai salah satu indikator untuk menghitung kebutuhan belanja modal dan belanja fisik dalam APBD. Semakin rendah IKK suatu daerah, semakin efisien anggaran pembangunan infrastruktur yang perlu disiapkan pemerintah daerah.