JAWA TENGAH — Pilihan ini diambil sebagai bagian dari strategi menjaga kondisi kebugaran skuad Maung Bandung tetap prima. Alih-alih menu latihan berat, fokus dialihkan pada pemeliharaan ritme permainan dan sentuhan bola agar pemain tidak kelelahan menjelang kompetisi.
Porsi Latihan Dikurangi Demi Jaga Kebugaran Pemain
Pelatih Persib menilai bahwa intensitas tinggi tidak diperlukan pada momen ini. Materi yang diberikan lebih ditekankan pada taktik ringan dan recovery, memastikan setiap pemain berada dalam kondisi ideal saat turnamen dimulai.
Keputusan ini juga mempertimbangkan jadwal padat yang sudah dihadapi para pemain sepanjang musim. Memberikan ruang pemulihan dianggap lebih efektif daripada memaksakan latihan berat yang berisiko memicu cedera.
Dewata Challenge Series Jadi Fokus Utama di Bali
Turnamen Dewata Challenge Series 2026 menjadi target jangka pendek yang ingin dicapai dengan hasil maksimal. Dengan kondisi fisik yang terjaga, Persib optimistis bisa tampil kompetitif dan memberikan performa terbaik di ajang tersebut.
Laga ini juga menjadi kesempatan bagi pelatih untuk menguji komposisi pemain di tengah atmosfer kompetitif. Beberapa pemain pelapis diharapkan bisa memanfaatkan momen ini untuk menunjukkan kapabilitasnya.
Strategi Jangka Panjang untuk Arungi Kompetisi
Keputusan untuk mengurangi porsi latihan bukan tanpa perhitungan. Tim pelatih melihat agenda panjang yang masih menanti Persib setelah turnamen ini, sehingga manajemen energi menjadi kunci utama.
Dengan pola ini, diharapkan skuad tetap segar secara fisik dan mental. Persiapan yang matang tanpa mengorbankan kebugaran menjadi prioritas utama jajaran pelatih selama berada di Bali.