JAWA TENGAH — Puncak perhelatan akbar warga Nahdliyin tinggal menghitung jam. Setelah melalui rangkaian panjang persiapan, ribuan utusan cabang dan pengurus wilayah dari seluruh Indonesia mulai berdatangan ke Jombang. Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 09.00 WIB, para peserta langsung diarahkan ke meja registrasi untuk mendapatkan kartu identitas resmi muktamar sebelum memasuki area utama.
Pengamanan Berlapis dan Alur Registrasi Peserta
Suasana di pintu masuk kompleks pesantren terlihat tertib namun dinamis. Personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tampak berjaga ketat di setiap titik, mengatur arus kedatangan rombongan dari berbagai daerah. Setiap kendaraan yang masuk diperiksa, sementara para peserta diminta menyiapkan dokumen kelengkapan untuk mempercepat proses verifikasi.
Setelah dinyatakan lolos verifikasi, peserta diarahkan menuju ruang khusus untuk pembagian kartu identitas. Panitia menyiapkan jalur terpisah untuk memisahkan arus kedatangan dan kepulangan agar tidak terjadi penumpukan massa di area registrasi. Langkah ini ditempuh untuk memastikan kelancaran logistik bagi ribuan peserta yang diprediksi terus bertambah hingga malam hari.
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir dan Meresmikan Acara
Puncak acara akan semakin semarak dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kepala Negara dijadwalkan hadir langsung ke lokasi untuk memberikan sambutan sekaligus melakukan peresmian pembukaan muktamar. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini menjadi sorotan utama, mengingat muktamar kali ini digelar di tengah dinamika politik nasional yang memanas menjelang pemilihan ketua umum baru.
Muktamar ke-35 ini menjadi ajang penentu arah organisasi ke depan. Selain memilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya, forum tertinggi organisasi ini juga akan membahas sejumlah rekomendasi strategis terkait kebangsaan, keagamaan, dan ekonomi umat. Para kiai dan pengurus cabang diharapkan mampu merumuskan langkah konkret untuk menjaga peran NU sebagai garda terdepan dalam merawat tradisi dan meneguhkan moderasi beragama di Indonesia.
Jombang Bersiap Menyambut Tamu Agung dan Ribuan Jamaah
Tidak hanya panitia, warga sekitar Ponpes Bahrul Ulum juga turut bersiap menyambut ribuan tamu. Sejumlah rumah warga terlihat menyediakan tempat parkir tambahan, sementara para pedagang kaki lima mulai memadati bahu jalan untuk melayani kebutuhan para peserta. Atmosfer kegotong-royongan khas masyarakat Jombang terasa kental menyambut hajatan besar organisasi Islam terbesar di dunia ini.
Dengan jumlah peserta yang terus mengalir, panitia memastikan seluruh fasilitas akomodasi dan konsumsi telah disiapkan. Koordinasi dengan aparat keamanan setempat juga terus diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan memastikan jalannya muktamar berlangsung aman, lancar, dan khidmat hingga penutupan nanti.