Pencarian

Pascagempa Flores, Menteri PU Dody Prioritaskan Rehabilitasi Jembatan Wae Pesi dan Wae Dampek

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 02:15:58 WIB
Pascagempa Flores, Menteri PU Dody Prioritaskan Rehabilitasi Jembatan Wae Pesi dan Wae Dampek
Pascagempa Flores, Menteri PU Dody Prioritaskan Rehabilitasi Jembatan Wae Pesi dan Wae Dampek

Manggarai – Gempa yang mengguncang Pulau Flores pada Agustus 2026 meninggalkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan. Menyikapi hal ini, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bergerak cepat dengan menginstruksikan percepatan rehabilitasi dua jembatan vital di wilayah tersebut, yaitu Jembatan Wae Pesi di Kabupaten Manggarai dan Jembatan Wae Dampek di Kabupaten Manggarai Timur. Penanganan ini tak hanya bertujuan mengembalikan fungsi jembatan, tetapi juga memperkuat ketahanannya terhadap gempa di masa mendatang.

Instruksi tersebut disampaikan langsung saat Menteri Dody meninjau kondisi kedua jembatan pada Jumat (28/8/2026). Peninjauan ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk memastikan pemulihan konektivitas pascagempa berjalan sesegera mungkin.

“Wae Pesi ini secara keseluruhan terdampak paling parah. Kita berusaha merehabilitasi dengan cepat. Saat ini sedang mendatangkan alat dari Jakarta. Mudah-mudahan paling lambat pertengahan September kita sudah mulai melakukan rehabilitasi,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody menegaskan bahwa penanganan infrastruktur terdampak gempa harus dilakukan secara cepat agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, mobilitas orang dan barang berjalan lancar, serta akses antarkawasan tetap terjaga. Ia juga menekankan pentingnya kualitas pembangunan yang lebih baik.

“Yang menjadi porsi kita harus kita kerjakan secepat-cepatnya. Dengan kualitas harus lebih bagus lagi dan berkarakter lebih tahan terhadap gempa,” ujar Dody Hanggodo.

Jembatan Wae Pesi yang berada pada ruas Ruteng–Reo–Kedindi menjadi perhatian khusus karena akses jalan tersebut terhubung langsung dengan Pelabuhan Reo yang memiliki depo Pertamina untuk distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM). Berdasarkan hasil pemeriksaan BPJN NTT, kerusakan yang teridentifikasi meliputi retakan pada oprit jembatan, expansion joint, serta bagian daerah aliran sungai (DAS).

Untuk mempercepat penanganan, peralatan didatangkan dari Jakarta dan saat ini dalam perjalanan. Rehabilitasi ditargetkan mulai dilakukan paling lambat pertengahan September 2026 sehingga fungsi jembatan dapat segera dipulihkan dan gangguan perjalanan masyarakat pada jalur tersebut tidak berlangsung lama.

Setelah meninjau Wae Pesi, Menteri Dody melanjutkan kunjungannya ke Jembatan Wae Dampek yang membentang di Sungai Wae Laing, Kabupaten Manggarai Timur. Jembatan sepanjang 60 meter dengan tipe rangka baja tersebut berada pada ruas Wae Gongger–Batas Kabupaten Manggarai–Pota. Ia meninjau kondisi oprit dan turun langsung ke bagian bawah jembatan untuk melihat kondisi struktur sekaligus memastikan penanganannya dilakukan secara tepat.

Menteri PU Dody meminta pemulihan kedua jembatan dilakukan dengan memperhatikan karakter wilayah Flores yang memiliki risiko gempa. Menurutnya, prinsip build back better perlu diterapkan agar infrastruktur yang dipulihkan tidak sekadar kembali berfungsi, tetapi memiliki kualitas dan ketahanan yang lebih baik terhadap risiko bencana.

“Ini adalah daerah gempa. Jadi bangunannya harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi alamnya. Prinsipnya kita harus membangun dengan lebih baik lagi, tetapi dengan lebih cepat,” kata Dody Hanggodo.

Secara keseluruhan, berdasarkan data 20 Agustus 2026, gempa yang melanda Pulau Flores berdampak pada 11 ruas jalan nasional, dengan 64 titik longsoran, 7 titik patahan badan jalan, serta 14 unit jembatan dan deuker. BPJN NTT telah memobilisasi 12 unit excavator serta 4 unit loader untuk pemulihan akses, serta memobilisasi jembatan Bailey dari NTB, Bali, dan Sulawesi Selatan. Kementerian PU memastikan seluruh ruas jalan nasional di Pulau Flores saat ini dapat dilalui kendaraan secara fungsional.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks