JAWA TENGAH — Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja menyatakan sebagian dari ratusan use case tersebut telah mulai mengadopsi Agentic AI—teknologi yang memungkinkan sistem merencanakan, mengambil keputusan, dan menjalankan tugas secara mandiri. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat fondasi bisnis AI perseroan yang mulai memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja keuangan.
Pertumbuhan Bisnis AI Masih di Bawah 10% dari Pendapatan Unit Digital
Kendati mencatat pertumbuhan tinggi, kontribusi gabungan segmen Data & AI serta Hybrid AI terhadap total pendapatan unit Solusi dan Konsultasi Digital belum mencapai 10%. Susanto menilai bisnis AI memang masih relatif baru bagi MTDL, tetapi potensinya semakin terlihat seiring meningkatnya jumlah use case yang masuk ke tahap produksi.
"Seiring dengan semakin banyaknya use cases yang masuk ke tahap produksi dan semakin jelasnya dampak bisnis yang dihasilkan, kami melihat bahwa bisnis AI berpotensi menjadi salah satu growth engine Metrodata dalam tiga sampai lima tahun mendatang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9).
Dua Model Agentic AI: Knowgen.AI untuk UMKM dan Megarock untuk Korporasi
MTDL menyiapkan dua model Agentic AI untuk menjaring pasar yang berbeda. Knowgen.AI dirancang meningkatkan efisiensi operasional perusahaan kecil dan menengah, sedangkan Megarock menyasar kebutuhan bisnis yang lebih spesifik dan kompleks.
Megarock sendiri mengemas lima solusi utama:
- Megabots.AI untuk layanan chatbot
- Megadocs untuk pemrosesan dokumen cerdas
- Megaque sebagai AI Code Assistant dan peringkas dokumen
- Megacast untuk demand forecasting
- Megafactory untuk inspeksi kualitas otomatis dan predictive maintenance
Fleksibilitas Model AI Jadi Kunci Strategi
Dalam gelaran Metrodata Solution Day (MSD) 2026, MTDL menekankan pentingnya fleksibilitas pemilihan model AI berdasarkan kebutuhan bisnis, baik itu model closed maupun open. Perusahaan tidak didorong untuk terpaku pada satu model tunggal.
Strategi ini ditopang delapan pilar solusi perseroan: Cloud Services, Data & AI, Hybrid IT & Infrastructure, Cybersecurity, Business Application, Digital Business Platform, Consulting & Advisory Services, serta Managed Services.
"MTDL menyediakan layanan ekosistem untuk digitalisasi dan adopsi AI yang terintegrasi," kata Susanto.
Dengan ekosistem tersebut, MTDL menargetkan percepatan digitalisasi di kalangan pelaku bisnis Indonesia. Pertumbuhan Data & AI sebesar 52% dan Hybrid AI 171% menjadi pijakan perseroan untuk terus mengembangkan lini bisnis AI, meski kontribusinya saat ini masih kecil terhadap pendapatan keseluruhan.