JAWA TENGAH — Roku resmi meluncurkan 30 kombinasi paket bundling layanan streaming di Amerika Serikat, mencakup AMC+, Fox One, Starz, hingga Hallmark+. Langkah ini menjadi kali pertama fitur bundling tersedia lewat Premium Subscriptions, toko kanal milik Roku, dengan potongan harga hingga 30% dibanding berlangganan terpisah. Peluncuran ini terjadi di minggu yang sama ketika Amazon Prime Video juga memperkenalkan paket senilai 30 dolar AS per bulan.
Roku memperluas bisnis langganannya dengan menghadirkan 30 kombinasi bundling yang bisa dikustomisasi pengguna di Amerika Serikat. Bundling ini menggabungkan dua layanan dalam satu paket, mulai dari pasangan Starz dan AMC+, Fox One dan Fox Nation, hingga Howdy dan A&E Crime Central.
Ini menjadi pertama kalinya fitur bundling masuk ke Premium Subscriptions, yang berfungsi sebagai versi channel store milik Roku. Semua paket bisa ditemukan di seluruh platform Roku, termasuk di Subscriptions Destination, Streaming Store, dan Premium Subscriptions Home.
Potongan Harga dan Daftar Paket
Pengguna bisa menghemat hingga 30% dibandingkan berlangganan tiap layanan secara terpisah. Beberapa kombinasi yang tersedia antara lain Starz dengan MGM+, Starz dengan Crunchyroll, Starz dengan BritBox, AMC+ dengan Hallmark+, serta Curiosity Stream dengan MagellanTV.
Ada pula paket Fox One dan Fox Nation, BritBox dan BBC Select, Hi-YAH! dan RetroCrush, Shout! TV dan Screambox, hingga UP Faith & Family yang dipasangkan dengan Howdy, Dove Channel, aspireTV+, dan Minno. Untuk pasar Meksiko, Roku menawarkan dua bundling, yakni Filmelier+ dengan Adrenalina Pura+, serta Looke dengan Booh!
Salah satu layanan dalam bundling ini adalah Howdy, kanal milik Roku sendiri berharga 3 dolar AS per bulan tanpa iklan. Howdy diluncurkan pada Agustus 2025 dan menembus 1 juta pelanggan pada awal tahun ini.
Data Pendukung dan Kinerja Bisnis Langganan
Roku menyertakan data dari firma riset Antenna yang menunjukkan potensi langganan lewat Premium Subscriptions. Sebanyak 76% pendaftaran Premium Subscription bersifat inkremental, artinya tidak akan terjadi jika transaksi dilakukan langsung ke penyedia layanan. Selain itu, 98% pelanggan merupakan pengguna baru untuk layanan tertentu.
Bisnis langganan Roku sendiri sedang naik. Pada kuartal pertama, Premium Subscriptions mencatat pendaftaran terbanyak sepanjang sejarah perusahaan, sementara pendapatan langganan melonjak 30% dibanding kuartal tahun sebelumnya menjadi 518,5 juta dolar AS.
Randy Ahn, VP dan GM Subscriptions Roku, mengatakan perusahaan telah menguji bundling ini secara ekstensif sebelum peluncuran. "Kami ingin memastikan kombinasi yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan kebiasaan menonton pengguna," ujarnya kepada Deadline.
Persaingan Bundling di Pasar Streaming
Langkah Roku datang bersamaan dengan rivalnya, Amazon Prime Video, yang memperkenalkan paket 30 dolar AS per bulan berisi AMC+, Starz, BritBox, PBS Masterpiece, dan MGM+. Penyedia layanan TV berbayar seperti YouTube TV, DirecTV, dan Charter juga kian agresif menawarkan paket bundling.
Bahkan layanan SVOD mandiri seperti Peacock dan ESPN mulai bergerak menjadi platform yang menjual layanan pihak ketiga. Amy Leasca, EVP Partner Growth AMC Global Media, menilai kehadiran bundling membantu penonton menemukan tayangan yang diinginkan dengan kenyamanan dan nilai lebih dibanding langganan individual.
Roku sebelumnya mengumumkan telah melampaui 100 juta rumah tangga global. Perusahaan juga telah menyetujui akuisisi oleh Fox Corp. dalam kesepakatan senilai 22 miliar dolar AS yang diperkirakan rampung pada paruh kedua 2027.
Dengan 30 kombinasi baru ini, Roku memperkuat posisinya di tengah pergeseran industri streaming yang semakin mengarah pada model bundling ketimbang langganan satuan.