KEBUMEN — Keluarga Rafa dan Adam sebelumnya menempuh berbagai upaya untuk mendapatkan penanganan medis. Keduanya menjalani pemeriksaan dan pengobatan di RSUD dr. Soedirman Kebumen serta RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
Perjalanan pengobatan yang berlangsung bertahun-tahun membuat kebutuhan alat bantu mobilitas menjadi hal penting. Selama ini, keluarga harus mengupayakan sendiri berbagai keperluan untuk mendukung aktivitas harian kedua anak tersebut.
Kelumpuhan Dialami Sejak Kelas II SD
Rafa dan Adam mengalami kelumpuhan sejak duduk di kelas II sekolah dasar. Hingga kini, keduanya masih membutuhkan perawatan serta dukungan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Kondisi tersebut membuat keluarga bergantung pada bantuan berbagai pihak, terutama untuk memenuhi kebutuhan mobilitas dan kelanjutan pengobatan. Kursi roda menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang belum sepenuhnya terpenuhi.
Bantuan Kursi Roda dan Biaya Pengobatan
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengunjungi kediaman Rafa dan Adam pada Jumat (9/10/2026). Dalam kunjungan itu, ia menyerahkan bantuan kursi roda serta dukungan untuk kebutuhan pengobatan kedua bersaudara.
Bantuan kursi roda diharapkan memudahkan Rafa dan Adam saat berpindah tempat. Sementara bantuan pengobatan ditujukan untuk mendukung kelanjutan perawatan sesuai kebutuhan medis masing-masing.
Perawatan Jangka Panjang Butuh Dukungan Berkelanjutan
Penanganan medis bukan satu-satunya kebutuhan warga yang menjalani perawatan jangka panjang. Aksesibilitas dan kualitas hidup juga menentukan kenyamanan mereka dalam beraktivitas.
Dukungan keluarga, layanan kesehatan, dan alat bantu yang sesuai menjadi bagian penting bagi penyandang disabilitas. Perhatian dari berbagai pihak dibutuhkan agar mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih nyaman dan bermartabat.
Kisah Rafa dan Adam menjadi gambaran bagaimana warga dengan kondisi disabilitas di daerah masih memerlukan pendampingan berkelanjutan. Bukan hanya saat pengobatan, tetapi juga dalam memenuhi kebutuhan mobilitas harian.