JAWA TENGAH — Ricardo Mas dari Sulawesi Selatan mengalahkan Rahmat Maulana (Jawa Timur) dengan keputusan mutlak 5-0 pada kelas minimum 44-46 kilogram putra di Kejurnas Pertina junior hari keempat, Kamis (22/10/2026), di Pluit Village Mall, Jakarta Utara. Kemenangan Izack Timothy Ricardo Mas melanjutkan jejak keluarga petinju Sulawesi Selatan di atas ring.
Pertandingan yang digelar mulai pukul 13.00 itu mempertemukan dua petinju muda dengan gaya bertarung berbeda. Ricardo tampil agresif sejak ronde pertama, sementara Rahmat Maulana berusaha menjaga jarak dan mencari celah serangan balik.
Lima Hakim Sepakat, Ricardo Dominan di Setiap Ronde
Dewan hakim memberikan penilaian seragam untuk kemenangan Ricardo. Wardoyo (DKI Jakarta), Herry Djanggaritu (Gorontalo), Rahmatullah Simatupang (Banten), Ai Julaeha (Jawa Barat), dan Muhammad Prabowo (Kalimantan Barat) kompak mencatat skor 30-27.
Wasit Arifni (Sumatera Barat) memimpin jalannya pertarungan tanpa insiden berarti. Konsistensi skor dari lima sudut penilaian menunjukkan dominasi Ricardo tak terbantahkan sepanjang tiga ronde.
Putra Bungsu Dufri Masihor Melanjutkan Tradisi Keluarga
Izack Timothy Ricardo Mas adalah putra bungsu legenda tinju Sulawesi Selatan, Dufri Masihor. Dufri dikenal sebagai pemegang medali emas kelas bantam SEA Games pada masa mudanya.
Sang ayah mengantar semua anak laki-lakinya menekuni tinju. Jejak itu kini diteruskan Ricardo di ajang Kejurnas Pertina kategori junior.
Partai Putri Juga Meriah, Dua Kemenangan Angka Mutlak
Pertandingan pertama hari keempat dimenangkan Michaelia Metekohy (Jawa Barat) dengan WP 5-0 atas Yupi Pertiwi (Lampung) di kelas minimum putri 44-46 kilogram. Wasit Syaiful (Aceh) memimpin laga tersebut dengan nilai hakim: Arifin (Sumatera Barat) 30-26, Wardoyo (DKI Jakarta) 30-25, July Supriyadi (Jawa Timur) 30-27, Muhammad Prabowo (Kalimantan Barat) 30-27, dan Royke Wanay (Sulawesi Utara) 30-27.
Di kelas pin 46-48 kilogram putri, Welmina Saknosiwi (Jawa Barat) menang WP 4-1 atas Sweetiana Paath (Sulawesi Utara). Zera Agustia (Sumatera Barat) lalu menyapu bersih lima nilai hakim atas El Yani (Kalimantan Selatan) di kelas terbang ringan 48-50 kilogram putri.
Yuanitha Menang RSC, Maria Siboro Tumbangkan Andalan Jawa Barat
Kemenangan paling cepat hari itu datang dari Yuanitha Margaretha (Jawa Barat). Ia menang RSC pada ronde kedua, tepatnya di menit 2:45, atas Alexa Wakmaker (Papua Pegunungan) di kelas bantam 52-54 kilogram putri.
Kejutan terjadi di kelas bulu 54-57 kilogram putri. Maria Siboro (Riau) mencatat WP 5-0 atas andalan Jawa Barat, Leoni Fransiska. Wasit Royke Wanay (Sulawesi Utara) memimpin laga, dengan nilai hakim: Herry Djanggaritu (Gorontalo) 28-29, Kornelis Mangambu (Sulawesi Barat) 27-30, Rahmatulloh Simatupang (Banten) 28-29, Arifni (Sumatera Barat) 27-30, dan Muhammad Prabowo (Kalimantan Barat) 28-29.
Nabila Putri (Jambi) melengkapi daftar pemenang putri dengan WP 5-0 atas Yohana Rebeca (Jawa Barat) di kelas ringan 57-60 kilogram.
Mark Kantohe Menang Tanpa Bertanding, Jadwal Jumat Menanti
Di partai terakhir kelas bantam 52-54 kilogram putra, Mark Kantohe (Sulawesi Tengah) menang tanpa bertanding atas Damian Axel (DI Yogyakarta). Yehuda Mozez (Sulawesi Utara) menyusul dengan WP 5-0 atas Rafly Ibrahim (Maluku Utara).
Jumat (23/10/2026), sejumlah partai lanjutan tersaji. Akabr Panjaitan (Jambi) berhadapan dengan Daniel Christian (DI Yogyakarta), Mubarak Sahril (Maluku Utara) melawan Raihan Roby (DKI Jakarta), dan Indra Gustama (Jambi) menghadapi Athala Yogi (Kepulauan Riau).
Bima Wicaksana (Jawa Timur) akan berduel dengan Brama Putra (Jawa Barat), Juan Manurung (Bengkulu) menghadapi Rey Brajamusti (Kalimantan Barat), dan M Nasrullah (Jawa Barat) bertemu Delona Sapulette (Maluku).