Pencarian

SIG Luncurkan SpeedCrete, Perbaikan Jalan Selesai dalam Hitungan Jam

Kamis, 07 Mei 2026 • 15:02:01 WIB
SIG Luncurkan SpeedCrete, Perbaikan Jalan Selesai dalam Hitungan Jam
PT Semen Indonesia meluncurkan SpeedCrete, beton cepat kering untuk perbaikan jalan dalam hitungan jam.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan produk beton cepat kering SpeedCrete yang memungkinkan perbaikan jalan hanya membutuhkan waktu beberapa jam, bukan satu hingga dua minggu seperti metode konvensional. Inovasi ini menjadi kunci mengatasi kemacetan yang merugikan ekonomi Indonesia sekitar Rp100 triliun per tahun, terutama di kawasan Jabodetabek. Dengan teknologi rapid setting, SpeedCrete bisa disesuaikan waktu pengeringannya antara tiga hingga 12 jam sesuai kondisi lalu lintas setempat.

Perbaikan jalan yang tertunda adalah salah satu pemicu utama kemacetan perkotaan. Contractor konvensional butuh dua minggu menyelesaikan pekerjaan, artinya jalan ditutup berkali-kali atau dibuat sempit selama berhari-hari. Kini SIG mencoba memecah masalah ini dengan SpeedCrete, yang memungkinkan beton mencapai kekuatan penuh dalam hitungan jam setelah pengecoran.

"SpeedCrete tidak hanya menawarkan kecepatan pengerjaan, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan," ujar Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni pada Kamis (7/5/2026). Dia menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen SIG untuk meningkatkan daya saing sektor konstruksi nasional.

Kemacetan Telan Ratusan Triliun Rupiah

Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan studi Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration (JUTPI) fase II tahun 2019 menunjukkan skala masalah yang serius. Kemacetan di kawasan Jabodetabek saja merugikan ekonomi sekitar Rp100 triliun setiap tahunnya — angka setara dengan APBD puluhan provinsi.

Dampak tidak hanya finansial. Kemacetan kronis juga meningkatkan polusi udara dari sektor transportasi, mengurangi produktivitas pekerja, dan mencuri waktu keluarga. Penyebabnya beragam, tapi proses perbaikan jalan yang memakan waktu lama menjadi kontributor nyata yang bisa diintervensi dengan teknologi yang tepat.

Teknologi yang Fleksibel Sesuai Kondisi

SpeedCrete menggunakan teknologi rapid setting yang mengubah cara kontraktor bekerja. Dibanding beton biasa yang butuh 7-28 hari untuk mencapai kekuatan penuh, SpeedCrete siap dipakai dalam beberapa jam.

Fleksibilitas adalah kunci. Produk ini bisa disesuaikan waktu setting mulai dari tiga hingga 12 jam, tergantung kebutuhan proyek dan tingkat kepadatan lalu lintas. Jalan di pusat kota yang ramai bisa memakai setting 3 jam agar cepat dibuka kembali. Jalanan kabupaten dengan volume rendah bisa ambil setting 12 jam untuk optimalisasi kualitas. Tidak ada pendekatan one-size-fits-all — operator bisa pilih sesuai kondisi nyata di lapangan.

Efisiensi Biaya dan Lingkungan

Selain mempercepat mobilitas, SpeedCrete juga membawa manfaat ekonomi. Proyek jalan yang sebelumnya menutup akses selama dua minggu kini bisa dibuka dalam 1-2 hari kerja. Ini berarti kontractor menghemat biaya mobilisasi, pengamanan, dan pengurusan perizinan yang berulang-ulang. Biaya overhead menurun, waktu cash flow lebih baik.

Dari sisi lingkungan, pengerjaan lebih cepat berarti pengurangan emisi dari kendaraan yang terjebak macet. Meskipun beton itu sendiri adalah material padat karbon, percepatan perbaikan jalan mengurangi total kerugian lingkungan dari sistem transportasi yang tersendat-sendat.

Langkah SIG ini menunjukkan bagaimana BUMN manufaktur bisa berperan dalam mengatasi bottleneck infrastruktur dengan inovasi produk yang tepat guna, bukan sekadar menambah kapasitas pabrik.

Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks