Pencarian

4 Isu Strategis Dibahas dalam Pra-Rakor APEKSI di Salatiga, dari Sampah hingga Ketahanan Pangan

Selasa, 19 Mei 2026 • 12:57:41 WIB
4 Isu Strategis Dibahas dalam Pra-Rakor APEKSI di Salatiga, dari Sampah hingga Ketahanan Pangan
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyambut delegasi Pra-Rakor APEKSI di Salatiga, Senin (18/5/2026).

SALATIGA — Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyambut langsung delegasi Pra-Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Komwil) III APEKSI dalam sebuah gala dinner di salah satu hotel di kota tersebut, Senin (18/5/2026). Kota ini kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda strategis Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) setelah sebelumnya menjalankan peran serupa pada 2018 dan 2022.

Ketua Komwil III APEKSI sekaligus Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut pemilihan Salatiga didasari nilai historis, kedekatan geografis antardaerah, dan efisiensi anggaran di tengah tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini.

Empat Isi Pokok Pembahasan

Forum pra-rakor ini memfokuskan pembahasan pada empat isu strategis yang dinilai krusial bagi pemerintahan kota di Pulau Jawa. Pertama, pengelolaan sampah perkotaan yang selama ini menjadi persoalan klasik di hampir seluruh kota anggota. Kedua, perimbangan keuangan pusat dan daerah yang kerap menjadi ganjalan dalam pelaksanaan program pembangunan.

Ketiga, penguatan ketahanan pangan di wilayah perkotaan yang masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah maupun impor. Keempat, sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah agar tidak tumpang tindih dalam implementasi di lapangan.

Posisi Strategis Komwil III APEKSI

Menurut Muhammad Farhan, Komwil III memiliki posisi yang sangat strategis karena menaungi kota-kota di Pulau Jawa yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Ia menekankan bahwa pemerintah kota dituntut adaptif menghadapi persoalan perkotaan yang semakin kompleks.

"Mulai dari pengelolaan sampah, ketahanan pangan, sampai sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama," ujar Farhan dalam sambutannya.

Salatiga: Kota Tertoleran yang Kembali Dipercaya

Wali Kota Robby Hernawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Salatiga. Ia memperkenalkan kota berpenduduk sekitar 200 ribu jiwa ini sebagai kota dengan harmoni sosial, keberagaman, serta atmosfer pendidikan dan budaya yang kuat.

Robby juga menyampaikan rasa syukur karena Salatiga kembali mempertahankan predikat Kota Tertoleran nomor satu di Indonesia. "Selamat datang di Kota Salatiga. Semoga selama berada di sini, panjenengan dapat menikmati suasana kota, kuliner khas, keramahan masyarakat, dan membawa pulang kesan baik dari kota kami," kata Robby.

Tindak Lanjut: Rakorwil III di Salatiga pada Juli 2026

Hasil pembahasan forum pra-rakor ini selanjutnya akan menjadi bahan konsolidasi bagi 25 kota anggota Komwil III APEKSI. Rekomendasi yang dihasilkan akan dibawa ke Rapat Koordinasi Nasional APEKSI yang dijadwalkan berlangsung di Medan.

Selain itu, forum ini juga akan dirumuskan lebih lanjut dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III yang dijadwalkan masih digelar di Salatiga pada Juli 2026 mendatang. Robby berharap forum ini mampu melahirkan rekomendasi strategis untuk memperkuat pemerintahan kota yang responsif, kolaboratif, dan berpihak kepada masyarakat.

Bagikan
Sumber: lingkarjateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks