JAWA TENGAH — BYD benar-benar serius menggarap segmen hybrid. Pabrikan asal China ini baru saja melepas Sealion 06 DM-i 2026 yang langsung menyita perhatian. Klaim jarak tempuh gabungannya bukan main-main: 1.845 kilometer dalam kondisi tangki bensin dan baterai penuh. Angka itu setara dengan jarak Jakarta-Surabaya pulang pergi lebih dari dua kali.
Dilansir dari CarNewsChina, Sealion 06 DM-i 2026 hadir dalam empat varian. Rentang harganya 129.900 hingga 159.900 yuan. Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp16.000 per yuan, banderolnya mulai Rp293 juta hingga Rp361 juta. Harga itu membuatnya langsung bersaing di pasar mobil hybrid China yang kian panas.
Teknologi Hybrid Generasi Kelima BYD
Bukan cuma angka jarak tempuh yang bikin melongo. BYD menyematkan sistem hybrid DM generasi kelima yang memungkinkan mobil ini menempuh jarak listrik murni hingga 310 kilometer berdasarkan standar CLTC. Artinya, untuk penggunaan harian di perkotaan, pemilik hampir tidak perlu menyentuh bensin sama sekali.
Saat baterai mulai menipis, konsumsi bahan bakarnya tetap impresif. BYD mencatatkan angka 3,3 liter per 100 kilometer berdasarkan standar NEDC. Angka ini setara dengan 30 kilometer per liter — efisiensi yang sulit ditandingi mobil konvensional sekelasnya.
Fitur Canggih: Dari Pijat Kursi hingga Anti Mabuk
Urusan kenyamanan, BYD tidak setengah-setengah. Sealion 06 DM-i 2026 dibekali kursi depan dengan memori dan fungsi pijat, sandaran kaki untuk penumpang depan, serta sistem pewangi pintar. Interior anyar dengan tema "Twilight Blue" dan warna bodi baru "Glazed Silver" jadi pemanis penampilan.
Yang lebih menarik, BYD menyematkan sistem bantuan mengemudi "God's Eye B" atau DiPilot 300 sebagai fitur opsional. Sistem ini mendukung navigasi kota dengan autopilot (CNOA), navigasi kecepatan tinggi dengan autopilot (HNOA), hingga pengenalan lampu lalu lintas dengan hitung mundur waktu nyata. Sistem ini juga bisa membaca bundaran — fitur yang jarang ditemukan di mobil sekelasnya.
Suspensi Cerdas dan Mode Anti Mabuk Perjalanan
BYD juga membekali Sealion 06 DM-i dengan sistem kontrol peredaman bodi cerdas DiSus-C. Suspensi ini punya kemampuan pra-pemindaian permukaan jalan untuk menyesuaikan karakteristik redaman secara real time. Saat melewati jalan berlubang atau polisi tidur, suspensi bisa langsung bereaksi tanpa perlu pengaturan manual.
Fitur unik lain yang patut dicatat adalah "mode pencegahan mabuk perjalanan". Mode ini mengoptimalkan pengaturan sasis, lingkungan kabin, dan sistem penggerak untuk mengurangi rasa mual pada penumpang. Cocok untuk keluarga yang sering bepergian jauh.
Penjualan Terus Menanjak
Sealion 06 mencatatkan penjualan domestik sebesar 19.649 unit pada April 2026. Angka itu naik 7,7 persen dibandingkan Maret. Sebelumnya, pengiriman model ini mencapai 18.237 unit pada Maret, 6.287 unit pada Februari, dan 6.640 unit pada Januari 2026. Angka ini menunjukkan bahwa pasar merespons positif kehadiran SUV hybrid ini.
Belum ada informasi resmi apakah Sealion 06 DM-i akan masuk ke Indonesia. Namun, dengan tren mobil hybrid yang kian diminati di Tanah Air, bukan tidak mungkin BYD akan memboyong model ini ke pasar lokal dalam waktu dekat.