Pencarian

400 Guru PAUD Se-Jawa Tengah Dilatih Coding dan Robotik, Bekali Anak Usia Dini Literasi Teknologi

Rabu, 03 Juni 2026 • 18:46:32 WIB
400 Guru PAUD Se-Jawa Tengah Dilatih Coding dan Robotik, Bekali Anak Usia Dini Literasi Teknologi
guru PAUD se-Jawa Tengah mengikuti pelatihan coding dan robotik berbasis STEAM.

SEMARANG — Ratusan guru PAUD tidak lagi sekadar mengajarkan calistung. Mereka kini dibekali kemampuan merakit robot dan menulis kode program dasar. Pelatihan bertajuk Praktik Pembelajaran Mendalam, Coding, dan Robotic Berbasis STEAM ini diinisiasi oleh Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan Rumah Edukasi.

Belajar Coding Tanpa Komputer, Merakit Robot dari Bahan Sederhana

Materi pelatihan dirancang agar bisa diterapkan di kelas tanpa perangkat mahal. Para guru diajarkan unplugged coding atau pemrograman dasar tanpa komputer, koding dan matematika, pemecahan masalah logika, hingga praktik merakit robot. Semua aktivitas dikemas dalam bentuk permainan edukatif yang sesuai tahap perkembangan anak usia dini.

"Targetnya pendidikan di Jawa Tengah harus beradaptasi, terintegrasi dengan teknologi. Implementasi ini bukan hanya pilihan, tapi kebutuhan," kata Nawal seusai membuka kegiatan, Rabu (3/6/2026).

Empat Tagar: Kolaborasi, Anti-Gawai, Anti-Perundungan, Bijak Digital

Menurut Nawal, pelatihan ini tidak hanya soal teknologi. Ada empat tagar yang menjadi pegangan: kerja sama, tidak dengan gawai, anti perundungan, dan bijak digital. Aktivitas coding dan robotik disebutnya mampu melatih berpikir kritis, sistematis, kreatif, serta kemampuan memecahkan masalah sejak dini.

"Karena kita di era digital, anak-anak harus adaptif dan menjadikan teknologi sebagai sesuatu yang positif," tegas istri Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Implementasi Aturan Baru: Coding dan AI Masuk Kurikulum PAUD

Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025. Regulasi itu mengintegrasikan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam kurikulum mulai jenjang PAUD hingga SMA.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sunarto, menambahkan bahwa pengenalan konsep berpikir komputasional perlu dilakukan sejak dini dengan metode menyenangkan. "Melalui pendekatan STEAM, kegiatan robotik dan coding tidak hanya mengenalkan teknologi, tetapi juga mengintegrasikan sains, rekayasa, seni, dan matematika ke dalam pengalaman belajar yang bermakna," jelasnya.

Dari Papan Interaktif ke Robot: Guru Batang Sudah Mulai

Salah satu peserta, Alim Sri Mardiyani, guru TK Negeri Pembina Kabupaten Batang, mengaku sekolahnya sudah menggunakan papan interaktif digital. "Anak-anak jadi lebih tertarik kalau diajak dengan video maupun games," ucapnya. Pelatihan ini diharapkan memberi wawasan baru untuk mengembangkan metode serupa dengan alat yang lebih sederhana.

Nawal berharap setelah pelatihan, para guru dan kepala sekolah bisa langsung mengimplementasikan pembelajaran coding dan robotik di satuan pendidikan masing-masing. "Jadi harapannya nanti di setiap PAUD, setelah kepala sekolah dan gurunya dilatih, ini bisa diimplementasikan," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: indoraya.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks