Pencarian

Mahasiswa Semarang Gelapkan 40 Motor Teman dan Pacar, Raup Rp135 Juta untuk Foya-Foya hingga Pesan MiChat

Minggu, 14 Juni 2026 • 21:32:31 WIB
Mahasiswa Semarang Gelapkan 40 Motor Teman dan Pacar, Raup Rp135 Juta untuk Foya-Foya hingga Pesan MiChat
Mahasiswa di Semarang ditangkap polisi atas penggelapan 40 motor milik teman dan pacarnya.

SEMARANG — Aksi nekat seorang mahasiswa di Kota Semarang berinisial IM (23) berakhir di tangan aparat kepolisian. Pemuda tersebut ditangkap jajaran Polsek Ngaliyan setelah terbukti menggelapkan puluhan sepeda motor milik rekan kuliah, teman dekat, hingga pacarnya sendiri untuk kemudian digadaikan demi mendapatkan uang tunai.

Modus Pinjam Motor, Lalu Digadaikan Tanpa Izin

Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga telah menggadaikan sedikitnya 40 unit sepeda motor yang diperoleh dengan berbagai modus. Kepada para korban, IM meminjam kendaraan dengan berbagai alasan, mulai dari keperluan pribadi hingga kebutuhan mendesak.

Namun setelah kendaraan berada di tangannya, motor tersebut justru digadaikan tanpa sepengetahuan maupun izin pemilik. Kasus ini terungkap setelah sejumlah korban mulai curiga karena kendaraan yang dipinjam tidak kunjung dikembalikan.

Uang Rp135 Juta Habis untuk Hiburan dan MiChat

Kanit Reskrim Polsek Ngaliyan, Iptu Nur Azam Makhrus, menjelaskan bahwa dari aksi penggelapan tersebut pelaku berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp135 juta. Namun, alih-alih digunakan untuk kebutuhan penting atau melunasi utang, uang hasil kejahatan itu justru dihabiskan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif.

Hasil pemeriksaan polisi mengungkap bahwa pelaku tidak memiliki persoalan ekonomi mendesak maupun lilitan utang dalam jumlah besar. Sebagian besar uang hasil gadai motor digunakan untuk bersenang-senang, berbelanja, bermain, serta membayar berbagai layanan hiburan.

Bahkan, penyidik menemukan fakta bahwa sebagian dana tersebut juga digunakan untuk memesan jasa melalui aplikasi MiChat. Akibat pola hidup yang boros dan tanpa perhitungan, uang ratusan juta rupiah yang diperoleh dari hasil penggelapan itu habis dalam waktu relatif singkat.

Korban Adalah Orang Terdekat, Polisi Masih Kembangkan Kasus

Kasus ini menimbulkan kerugian besar bagi para korban yang sebagian besar merupakan orang-orang terdekat pelaku sendiri. Beberapa di antaranya merupakan teman satu kampus yang selama ini menaruh kepercayaan kepada IM, sementara salah satu korban diketahui merupakan pacarnya sendiri.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait keberadaan seluruh kendaraan yang telah digadaikan serta kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. Pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum atas dugaan tindak pidana penggelapan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak kejahatan tidak selalu dipicu faktor ekonomi atau tekanan utang. Dalam beberapa kasus, gaya hidup berlebihan dan keinginan memenuhi kebutuhan konsumtif justru dapat mendorong seseorang melakukan tindakan melawan hukum yang merugikan banyak pihak.

Bagikan
Sumber: kanal9.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks