Pencarian

UMNU Kebumen Buka Prodi Manajemen Haji dan Umrah, Mahasiswa Berpeluang Raih Bonus Umroh dan Insentif

Minggu, 16 Agustus 2026 • 15:29:31 WIB
UMNU Kebumen Buka Prodi Manajemen Haji dan Umrah, Mahasiswa Berpeluang Raih Bonus Umroh dan Insentif
Para pemangku kepentingan menghadiri forum Expert Judgment pengembangan Prodi S1 Manajemen Haji dan Umrah di Aula UMNU Kebumen, Sabtu (15/8/2026).

KEBUMEN — UMNU Kebumen mematangkan pengembangan Prodi S1 Manajemen Haji dan Umrah melalui forum Expert Judgment yang digelar di Aula kampus setempat, Sabtu (15/8/2026). Forum ini menghadirkan praktisi sekaligus akademisi bidang haji dan umrah, Abdul Jabar, Lc., M.Si., serta melibatkan akademisi, pemerintah, perbankan syariah, dan pelaku industri untuk menguji kurikulum serta profil lulusan.

Rektor UMNU Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., menegaskan bahwa prodi ini dirancang agar memiliki hubungan erat dengan kebutuhan dunia kerja, bukan sekadar pembelajaran teori di ruang kelas. "Alhamdulillah, hari ini telah dilaksanakan expert judgment untuk Prodi Manajemen Haji dan Umrah. Kami memaparkan kurikulum, profil lulusan, serta berbagai kegiatan akademik untuk mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan," kata Imam.

Bukan Sekadar Kuliah: Ada Insentif dan Bonus Umroh

Kurikulum prodi ini menggabungkan pembelajaran akademik, praktik industri, kemampuan komunikasi, teknologi digital, hingga pemasaran. Mahasiswa tidak hanya diarahkan menjadi tenaga profesional di biro perjalanan, tetapi juga dipersiapkan menguasai tour guiding internasional, digital marketing, hingga pengelolaan perjalanan wisata religi ke berbagai negara, termasuk Turki dan Uzbekistan.

Menariknya, UMNU Kebumen menyiapkan skema kerja sama dengan berbagai biro perjalanan dan pelaku usaha untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa. Dari sinilah peluang insentif terbuka. Mahasiswa yang mampu mencapai target tertentu dalam kegiatan pemasaran layanan umrah secara profesional berpeluang memperoleh insentif, bahkan kesempatan mendapatkan bonus umroh sesuai skema yang dibangun dengan mitra.

Imam menegaskan bahwa peluang tersebut tetap harus diperoleh melalui proses profesional dan capaian yang terukur, bukan sekadar hadiah cuma-cuma. "Manajemen rekrutmen akan mengajarkan mahasiswa bagaimana melakukan sosialisasi dan membangun jaringan untuk layanan haji dan umrah. Ini membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik, menarik, santun, serta kemampuan digital marketing," jelasnya.

Dibekali Sertifikasi Mutawwif dan Tour Leader

Selain pengalaman industri, mahasiswa juga disiapkan untuk memperoleh berbagai sertifikasi pendukung, antara lain sertifikat mutawwif, pembimbing ibadah haji dan umrah, serta tour leader. "Insyaallah, kami ingin lulusan Prodi Manajemen Haji dan Umrah memiliki kompetensi yang kuat dan tidak kesulitan memasuki dunia kerja. Target kami, mahasiswa dapat menyelesaikan kuliah maksimal delapan semester sekaligus memperoleh sertifikat pendukung," ungkap Imam.

Untuk menjaga kualitas pembelajaran, penerimaan mahasiswa baru pada tahap awal dibatasi hanya dua kelas atau sekitar 60 mahasiswa. Pembatasan tersebut dilakukan agar rasio mahasiswa dan dosen tetap ideal sehingga proses pembelajaran dapat berjalan optimal.

Menjawab Potensi Besar Ekosistem Haji dan Umrah

Menurut Imam, ekosistem haji dan umrah tidak hanya berbicara mengenai perjalanan ibadah. Di dalamnya terdapat banyak sektor yang saling terhubung, mulai dari KBIHU, biro perjalanan, perbankan syariah, kuliner, perlengkapan ibadah, gift shop, hingga pariwisata religi. "Potensinya sangat besar. Karena itu dibutuhkan pengelolaan yang baik, pelayanan profesional, serta sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus di bidang haji dan umrah," ujarnya.

Dengan telah diperolehnya izin operasional, kehadiran prodi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia profesional dalam industri haji dan umrah yang potensinya sangat besar di Indonesia.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kebumen24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks