KENDAL — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal mengungkapkan sembilan satuan PAUD yang terdampak bencana alam kini tengah menjalani revitalisasi. Bantuan dari pemerintah pusat ini diharapkan mampu mengembalikan kualitas sarana dan prasarana belajar mengajar.
Plt Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Kabupaten Kendal, Setyo Herlina Purwidyantini, menuturkan bahwa dari total 14 satuan PAUD yang terdampak bencana, sebanyak 10 lembaga dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menerima bantuan setelah melalui proses verifikasi.
“Namun karena ada dua PAUD yang berada dalam satu yayasan, akhirnya dijadikan satu paket bantuan. Sehingga yang sudah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan saat ini sedang melaksanakan pembangunan berjumlah sembilan satuan PAUD,” jelas Herlina.
Progres Revitalisasi Capai 50 Persen
Herlina mengungkapkan bahwa progres pembangunan revitalisasi saat ini terus berjalan. Bahkan, beberapa satuan PAUD telah mencapai sekitar 50 persen.
Mayoritas bantuan yang diberikan berupa rehabilitasi ruang kelas yang mengalami kerusakan akibat bencana. Namun, pada beberapa lembaga, bantuan diwujudkan dalam bentuk pembangunan ruang kelas baru.
“Sebagian besar berupa rehab ruang kelas, namun ada juga pembangunan ruang kelas baru sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan,” ujarnya.
Daftar Sembilan PAUD Penerima Bantuan
Adapun sembilan PAUD yang telah menandatangani PKS dan kini melaksanakan pembangunan meliputi:
- TK Negeri Pembina Kabupaten Kendal
- TK Mardi Rahayu
- TK Muslimat NU 06 Lanji
- KB Aisyiyah 02 Patebon
- KB Harapan Bangsa 03
- TK Tunas Bangsa
- KB An Naja
- TK TA Bahari 02 Gempolsewu
- TK IT Ulul Albaab
Harapan agar Program Diperluas
Herlina berharap program revitalisasi dari pemerintah pusat ini tidak hanya menyasar satuan PAUD yang terdampak bencana. Ia mendorong agar bantuan serupa juga bisa diperluas ke sekolah-sekolah lain yang kondisi bangunannya sudah tidak layak.
“Harapan kami ke depan, satuan PAUD yang sarana prasarananya belum memadai juga bisa mendapatkan bantuan revitalisasi. Dengan fasilitas yang lebih baik, kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kendal juga akan semakin meningkat,” pungkasnya.