Pencarian

230 Mahasiswa dari 25 Negara Ikuti UNS Fintech Summer Course 2026, Bahas AI hingga Blockchain untuk Keuangan Berkelanjutan

Kamis, 02 Juli 2026 • 15:08:01 WIB
230 Mahasiswa dari 25 Negara Ikuti UNS Fintech Summer Course 2026, Bahas AI hingga Blockchain untuk Keuangan Berkelanjutan
mahasiswa dari 25 negara mengikuti UNS Fintech Summer Course 2026 secara hybrid di Solo.

SOLO — Puluhan negara hadir di kampus UNS tanpa perlu pindah tempat duduk. Lewat layar dan tatap muka langsung, 230 mahasiswa dari 25 negara mengikuti kuliah musim panas bertajuk “Fintech and Digital Sustainability: Empowering Inclusive Growth through Innovation and Partnership”.

Program yang memasuki tahun kelima ini digelar oleh UNS Fintech Center, bagian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 9–11 Juni 2026, secara hybrid di Classroom 3 UNS Tower.

Lima Pembicara, Lima Topik Strategis

Panitia menghadirkan lima pembicara yang kompeten di bidang teknologi keuangan, keuangan berkelanjutan, dan pembangunan global. Topik yang dibahas mencakup kerangka SDGs dalam keuangan digital, pemanfaatan AI dan blockchain untuk sistem keuangan yang bertanggung jawab, hingga kolaborasi lintas batas untuk SDG 17.

Tak hanya itu, sesi tentang Islamic and Ethical Fintech serta keuangan berkelanjutan di era digital juga menjadi perhatian peserta. Materi-materi ini dirancang untuk menjembatani teori dengan praktik di lapangan.

Bukan Sekadar Kuliah, Ada Workshop di Museum Batik

Peserta tidak hanya duduk di ruang kelas. Panitia menggelar Field Workshop di Museum Danar Hadi Surakarta. Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan budaya Indonesia sekaligus pembelajaran aplikatif tentang bagaimana teknologi keuangan bisa menyentuh sektor ekonomi kreatif dan warisan budaya.

“Transformasi digital di sektor keuangan harus diarahkan untuk meningkatkan inklusi keuangan, pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat kerja sama global,” kata Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, dalam sambutannya.

Kemitraan Lintas Sektor Jadi Kunci

Prof. Bhimo menambahkan, tantangan pembangunan saat ini tidak bisa diselesaikan oleh satu institusi atau satu negara saja. Menurutnya, dibutuhkan kemitraan yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, lembaga keuangan, dan masyarakat untuk menghasilkan solusi berkelanjutan.

Penyelenggaraan summer course ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Decent Work and Economic Growth serta SDG 17 tentang Partnerships for the Goals. UNS Fintech Center berkomitmen memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi internasional di bidang keuangan digital.

Bagikan
Sumber: mettanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks