SEMARANG — Empat puluh atlet dari berbagai cabang olahraga bersaing memperebutkan Beasiswa Prestasi Nonakademik Universitas Semarang (USM) tahun 2026. Seleksi berlangsung di Gelora USM pada Rabu (15/7/2026).
Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi bola basket, sepak bola, futsal, pencak silat, taekwondo, renang, dan bola voli. Seluruh peserta merupakan atlet yang lolos tahap administrasi sebelumnya.
Tes Kebugaran dan Wawancara Jadi Penentu Kelulusan
Proses seleksi dirancang dalam dua tahap utama. Pertama, tes VO?max untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani peserta. Kedua, tes wawancara untuk menggali motivasi, komitmen, dan kesiapan calon mahasiswa menjalani pendidikan sambil beraktivitas sebagai atlet.
Kasubag Kemahasiswaan USM, Sudarmono, S.E., M.M., menegaskan seluruh tahapan diawasi tim penguji yang memiliki lisensi sesuai bidang masing-masing. “Proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya di sela kegiatan.
Wakil Rektor I: Prestasi Olahraga Harus Diimbangi Akademik
Kegiatan dibuka Wakil Rektor I USM, Prof. Dr. Ir. Haslina, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyambut hangat para atlet yang memilih USM sebagai tempat melanjutkan pendidikan.
“Prestasi di bidang olahraga merupakan nilai yang sangat penting, namun saya berharap nantinya dapat diimbangi dengan prestasi akademik yang baik,” pesan Prof. Haslina. Ia juga menekankan pentingnya disiplin, sikap, dan etika sebagai mahasiswa.
Prof. Haslina berpesan agar para peserta kelak menjaga nama baik almamater Universitas Semarang di mana pun berada.
Target USM: Lahirkan Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional dan Internasional
Sudarmono menyebut program beasiswa ini merupakan komitmen USM memberikan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi nonakademik untuk mengembangkan potensi secara optimal. Ia berharap seleksi ini melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama USM di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
“Kami berharap melalui seleksi ini, USM dapat memperoleh atlet-atlet terbaik yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi akademik dan menjadi duta yang membanggakan,” kata Sudarmono.
Seluruh rangkaian seleksi berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Ketua UPNS Beasiswa turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap proses penjaringan atlet tersebut.