BREBES — Peletakan batu pertama proyek peternakan sapi perah terpadu itu dilakukan pada Senin, 20 Juli 2026. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, dan CEO Saviora Group Ihsan Mulia Putri hadir dalam seremoni tersebut.
Kapasitas 30.000 Ekor Sapi di Lahan 710 Hektare
Peternakan ini dibangun di atas lahan seluas 710 hektare. Tidak hanya kandang sapi, kawasan ini juga dilengkapi pabrik pengolahan susu, instalasi pengolahan limbah menjadi biogas dan pupuk, serta sentra pakan ternak.
CEO Saviora Group, Ihsan Mulia Putri, menyebut dari 30.000 ekor sapi perah yang akan diisi, produksi susu segar diperkirakan mencapai 180.000 ton per tahun. “Itu berarti menambah 32% populasi sapi perah di Jawa Tengah, kemudian kenaikan produksi susu segar sekitar 18-20%,” katanya.
Menutup Defisit Susu Jateng yang Capai 22.000 Ton per Tahun
Saat ini populasi sapi perah di Jawa Tengah tercatat sekitar 77.566 ekor dengan produksi susu 78.465 ton per tahun. Sementara kebutuhan susu di provinsi ini mencapai 94.730 ton per tahun — artinya masih ada defisit sekitar 22.000 ton yang dipasok dari daerah lain.
Gubernur Ahmad Luthfi yakin investasi ini akan menutup celah tersebut. “Kebutuhan di Jawa Tengah jelas akan sangat tercukupi dengan adanya investasi ini. Kalau nanti ini berdiri, sudah berlebih-lebih kita untuk kebutuhan susunya,” ujarnya usai acara.
Kemitraan dengan Petani dan Peternak Lokal
PT Global Dairi Bersama akan menjalin tiga bentuk kemitraan dengan masyarakat sekitar. Pertama, kemitraan sapi pejantan yang akan dijadikan sapi pedaging. Kedua, kemitraan sapi perah yang menghasilkan di bawah 15 liter per hari untuk dikelola masyarakat, dengan susu dijual ke peternakan. Ketiga, kemitraan untuk produksi pakan ternak.
Ihsan Mulia Putri menjelaskan alasan memilih Brebes. “Kami melihat potensi agraris yang luar biasa, dan etos kerja masyarakatnya yang tinggi, serta dukungan dari Gubernur dan Bupati yang positif,” ujarnya.
Menteri Pertanian Dorong Swasembada Susu Nasional
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan kebutuhan susu nasional terus melonjak seiring pemenuhan gizi masyarakat. Ia mendorong Jawa Tengah agar bisa swasembada pangan, terutama susu, untuk memenuhi kebutuhan nasional. “Melihat pola yang dilakukan oleh PT Global Dairi Bersama, saya yakin Jawa Tengah bahkan Indonesia akan segera memenuhi target swasembada susu,” tuturnya.
Gubernur Ahmad Luthfi menambahkan, proyek ini sekaligus memperkuat posisi Jateng sebagai pusat investasi. “Jawa Tengah sekarang sedang menjadi pusatnya investasi. Baik itu industri padat karya maupun padat modal. Ini termasuk padat modal, satu sisi mengembangkan investasi yang besar sekali, sisi lainnya memberdayakan masyarakat sekitar,” pungkasnya.