TEGAL — Sebuah kapal nelayan, KM Anugerah Laut 3, dilaporkan hilang kontak di perairan utara Tegal sejak Jumat malam (24/7/2026) pukul 21.02 WIB. Kapal tersebut mengangkut 15 orang, termasuk nakhoda dan kepala kamar mesin. Hingga Sabtu siang (25/7/2026), belum ada tanda-tanda keberadaan kapal maupun kondisi awaknya.
Sebelum Komunikasi Putus: Kapal Bocor dan Miring
Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah, Riswanto, mengonfirmasi bahwa informasi hilangnya kapal baru diterima pada Sabtu pukul 11.20 WIB dari Satpolairud Polres Tegal Kota. "Kami baru menerima informasi tersebut pada Sabtu pukul 11.20 WIB," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan asesmen PMI Kabupaten Tegal, sebelum komunikasi terputus total, kapal sempat mengalami kebocoran hingga posisi badan miring. Nakhoda Nurohman sempat meminta pertolongan melalui radio kepada kapal nelayan lain di sekitarnya. "Namun, saat kejadian, tidak ada kapal lain yang berada cukup dekat untuk memberikan bantuan darurat," kata Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto.
Identitas 15 Awak Kapal yang Masih Dicari
KM Anugerah Laut 3 dinakhodai oleh Nurohman. Kepala Kamar Mesin dijabat Muhammad Ferry Hamzah. Daftar ABK lainnya: Dedi Sugianto, Ferdy Subiantoro, Girmanto, Katno, Kurdi, Moh Kusen, Muhammad Zidni Ariskha, Rudhi Sugiarto, Suhadi, dan Suyatno. Ketiga penumpang belum disebutkan identitasnya secara terpisah.
Tim Gabungan Sisir Perairan, Sinyal Radio Dipantau
Tim SAR gabungan yang dikerahkan meliputi PMI Kabupaten Tegal, TNI AL, Satpolairud Polres Tegal Kota, Basarnas USS Pemalang, serta instansi terkait lainnya. Mereka melakukan pemantauan dan pencarian di sekitar koordinat terakhir kapal. Pihak HNSI bersama instansi terkait juga terus memantau pergerakan sinyal radio dan berkoordinasi secara berkala.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan mengenai titik pasti keberadaan kapal maupun kondisi keselamatan para awak di dalamnya. Tim SAR masih melanjutkan pencarian di perairan utara Tegal.