TEGAL — Tiga ragam busana pengantin khas Tegal dipamerkan dalam Gelar Karya Pengantin Tegal yang berlangsung di Ruang Adipura, Kota Tegal, Kamis (30/7). Busana yang ditampilkan meliputi Pengantin Tegal Pesisir, Pengantin Kesatrian, dan Pengantin Kutungan. Ketiganya merepresentasikan filosofi keharmonisan, kepemimpinan, keberanian, serta semangat gotong royong masyarakat setempat.
Pelantikan Pengurus dan Pengukuhan Pelindung
Acara tersebut juga menjadi momentum pelantikan pengurus HARPI Melati Kota Tegal yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPD HARPI Melati Jawa Tengah, Ratna Hidayati. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana Dedy Yon Supriyono, resmi dikukuhkan sebagai Pelindung HARPI Melati Kota Tegal.
Wali Kota Dedy Yon Supriyono memberikan selamat kepada kepengurusan baru. Ia menekankan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Apresiasi untuk Penggali Busana Pengantin Tegal Pesisir
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi khusus kepada Cipto Anggoro, S.H., yang menjadi narasumber sekaligus penggali dan penulis busana Pengantin Tegal Pesisir. Dedikasinya dalam meneliti dan mendokumentasikan kekayaan budaya Tegal dinilai vital agar warisan tersebut tetap dikenal generasi mendatang.
Bukan Sekadar Seremonial
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi budaya lokal dan meningkatkan profesionalisme HARPI Melati dalam melestarikan tradisi sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman," tegas Dedy Yon.
Ia menambahkan, di tengah modernisasi, HARPI Melati dituntut mampu menghadirkan karya yang tidak hanya bernilai estetika tinggi, tetapi juga sarat filosofi dan nilai-nilai luhur budaya Indonesia.
Target ke Depan: Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Pemerintah Kota Tegal berharap di bawah kepemimpinan Sri Rahayu, HARPI Melati Kota Tegal tumbuh menjadi organisasi yang lebih profesional dan inovatif. Organisasi ini juga didorong aktif mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.