KENDAL — Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Selasa (18/8/2026). Proyek yang digarap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI ini menyasar penguatan ekonomi pesisir dari hulu ke hilir.
Perempuan yang akrab disapa Tika itu menegaskan, kehadiran KNMP tidak sekadar membangun infrastruktur baru. Kawasan ini kelak menjadi pusat aktivitas nelayan mulai dari proses penangkapan, pengolahan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil tangkapan.
Fasilitas Penunjang yang Akan Dibangun di Gempolsewu
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal Hudi Sambodo merinci, lahan milik desa seluas sekitar 2.500 meter persegi itu akan disulap menjadi kampung penyangga ekonomi nelayan. Rencananya, kawasan ini bakal dilengkapi pabrik es, lokasi penurunan hasil tangkapan, serta kios kebutuhan harian nelayan.
Pengelolaan kawasan ini nantinya diserahkan kepada koperasi desa setempat. Dengan begitu, hasil ekonomi dari aktivitas kampung nelayan diharapkan berputar langsung di masyarakat.
Modernisasi Wajah Kampung Nelayan dan Dampaknya ke Ekonomi Warga
Bupati Tika menyebut pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengubah wajah permukiman nelayan menjadi lebih tertata dan modern. Ia menargetkan, keberadaan fasilitas ini mampu mendorong nelayan lebih mandiri secara ekonomi dan membuka peluang peningkatan pendapatan.
"Dengan dibangunnya KNMP ini, ke depan akan ada modernisasi. Kita ingin mengubah wajah kampung nelayan menjadi lebih tertata dan modern," katanya dalam sambutan peresmian.
Selain infrastruktur, pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah akan mendorong pelatihan dan pembinaan kewirausahaan di sektor kelautan dan perikanan agar nelayan bisa beradaptasi dengan rantai usaha yang lebih luas.
Alasan Gempolsewu Dipilih dan Potensi Pengembangan Wisata
Wakil Sah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan KNMP Ditjen Tangkap KKP RI, Linggom, mengungkapkan Gempolsewu terpilih karena memiliki basis masyarakat nelayan yang kuat. Lokasi ini juga merupakan usulan langsung dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.
"Ini juga berdasarkan usulan dari pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Kendal. Harapannya, ini menjadi upaya mengembangkan daerah pesisir sehingga nelayan bisa naik kelas," ujarnya.
DKP Kendal tidak menutup kemungkinan kawasan ini dikembangkan menjadi destinasi wisata pesisir. Hudi Sambodo berharap seluruh pemangku kepentingan mendukung pembangunan dan pengembangan KNMP agar dampaknya terasa lebih luas bagi masyarakat sekitar.