WONOGIRI — Panggung Pentas Seni Perjusa SMPN 2 Wonogiri di Kolam Keceh Bulusulur berubah menjadi ruang edukasi antijudi. Regu Harimau tampil membawakan Senam Rhoma Irama dengan iringan lagu "Judi", disaksikan ratusan siswa, guru, dan orang tua. Gerakan lincah dan kompak para peserta membuat penonton terpaku mengikuti setiap gerakan.
Pilihan lagu itu bukan tanpa alasan. Lirik "Judi" berbicara soal dampak perjudian terhadap kehidupan, keluarga, hingga masa depan. Pesan tersebut dinilai relevan ketika judi online makin mudah diakses lewat telepon seluler dan berbagai platform digital.
Mengapa Lagu "Judi" Dipilih sebagai Media Edukasi
Penyampaian pesan lewat musik dan gerakan dinilai lebih dekat dengan dunia pelajar dibanding ceramah panjang. Kreativitas di atas panggung menjadi cara menyampaikan ajakan menjauhi judi tanpa terkesan menggurui.
Lirik lagu Rhoma Irama menyoroti kerugian yang ditimbulkan judi bagi pelakunya. Pendekatan ini membuat pesan antijudi masuk lewat hiburan, bukan lewat nasihat formal di dalam kelas.
Api Unggun dan Amanat Kamabigus: Belajar dari Hal Kecil
Rangkaian Perjusa SMPN 2 Wonogiri diawali dengan upacara api unggun. Peserta duduk melingkar mengikuti amanat Kepala SMPN 2 Wonogiri Utami Padri Astuti yang juga Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) Gudep SMPN 2 Wonogiri.
Utami mengajak peserta memahami api unggun bukan sekadar bagian dari kegiatan Pramuka, melainkan simbol harapan dan kepedulian terhadap sesama.
"Api unggun ini menyalakan harapan dan cinta kasih sesama. Inilah salah satu Dharma Pramuka, cinta kasih kepada sesama," ungkap Utami.
Ia kemudian mengajak peserta mengambil pelajaran dari nyala api yang terlihat kecil tetapi tetap mampu memberikan cahaya.
"Jangan remehkan api yang kecil. Sekecil apapun api bisa menerangi. Belajar dari hal yang kecil untuk memperoleh yang besar. Tidak ada yang instan, semua harus diupayakan," jelasnya.
Peserta juga diajak melihat kegiatan Perjusa sebagai kesempatan mengenal lingkungan dan memperoleh pengalaman baru.
"Dari tempat yang berbeda, kita duduk bersama dalam satu lingkaran. Ini pengalaman baru yang berharga. Mari kita jaga lingkungan, jangan sia-siakan alam. Makna Pramuka adalah muda sejati yang menapakkan kaki di tempat baru untuk mencari pengalaman," pungkasnya.
Kethek Ogleng hingga Tarian Modern Meriahkan Panggung Pensi
Selain Senam Rhoma Irama, panggung Pensi Perjusa diisi berbagai pertunjukan lain. Kethek Ogleng, tarian modern, serta kreativitas gerak dan lagu turut ditampilkan peserta.
Rangkaian kegiatan itu membuat Perjusa tidak hanya berisi aktivitas kepramukaan. Kreativitas siswa dipakai menyampaikan berbagai pesan, mulai dari kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, hingga ajakan menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan.
Di tengah pertunjukan yang meriah, penampilan Regu Harimau dengan lagu "Judi" menjadi bagian dengan pesan paling kuat. Musik lama dikemas menjadi media edukasi yang dekat dengan generasi pelajar.