Pencarian

Saga Transfer Julian Alvarez Memanas, Arsenal Menanti di Balik Layar Jelang Deadline

Senin, 24 Agustus 2026 • 23:17:31 WIB
Saga Transfer Julian Alvarez Memanas, Arsenal Menanti di Balik Layar Jelang Deadline
Suasana di Riyadh Air Metropolitano Stadium memanas saat Julian Alvarez menerima cemoohan dari sebagian pendukung Atletico Madrid dalam laga melawan Villarreal yang berakhir imbang 2-2.

JAWA TENGAH — Suasana di Riyadh Air Metropolitano Stadium pada Minggu (24/8) berubah panas. Alih-alih mendapat dukungan, Julian Alvarez justru disambut cemoohan dari sebagian pendukung Atletico Madrid saat laga melawan Villarreal berakhir imbang 2-2. Momen itu menjadi puncak dari ketegangan yang sudah berlangsung berbulan-bulan antara pemain, klub, dan mimpi besarnya.

Inti persoalannya sederhana: Alvarez ingin pindah ke Barcelona, tetapi Atletico menolak keras. Penolakan itu memicu salah satu perseteruan publik paling sengit di bursa transfer musim panas ini, dan sikap fanatik pendukung di stadion hanyalah salah satu dampaknya.

Mengapa Atletico Menolak dan Barcelona Tetap Memburu

Presiden Atletico, Enrique Cerezo, sudah angkat bicara pekan lalu. Ia menegaskan Alvarez tidak akan dijual dan menyebut pemain asal Argentina itu sebagai bagian penting dari tim. "Saya tidak tahu apakah dia akan minta maaf, tapi Julian adalah orang yang sangat baik dan saya yakin dia akan memenangkan hati fans dalam dua pertandingan," ujarnya.

Namun, Barcelona tidak menyerah. Klub Catalan itu disebut sangat ingin mewujudkan transfer ini. Pada bulan Mei, Atletico bahkan sempat mengeluarkan pernyataan sinis di media sosial, mengkritik upaya Barcelona yang dianggap sebagai kampanye negatif terhadap salah satu pemainnya. Bagi Atletico, masalah ini sudah selesai. Bagi Alvarez, mimpinya kini berada di ujung tanduk.

Arsenal Menunggu, Siap Menyerang di Menit Akhir

Di tengah kebuntuan itu, Arsenal mengamati dari kejauhan. BBC Sport melaporkan bahwa Alvarez adalah target impian pelatih Mikel Arteta. Namun, sepanjang bursa, minat Arsenal sengaja dibuat pasif karena mereka sadar penuh keinginan Alvarez ke Barcelona.

Kini, situasi berubah. Arsenal mulai menekan. Direktur Atletico, Mateu Alemany, dikabarkan berada di London pekan lalu dan bertemu dengan perwakilan Arsenal. Atletico mematok harga 150 juta euro (sekitar Rp2,5 triliun) untuk pemain berusia 26 tahun itu. The Gunners yakin mampu membiayai transfer ini dan bisa merampungkannya dengan cepat — jika Alvarez memberikan lampu hijau.

Keputusan di Tangan Alvarez, Bukan Arsenal

Masalahnya, Alvarez belum menunjukkan tanda-tanda mau pindah ke London. Keengganannya bukan karena tidak tertarik pada Arsenal, melainkan karena itu berarti mengubur mimpinya bergabung dengan Barcelona. Ada juga kendala regulasi visa yang disebut-sebut akan menyulitkan keluarganya berkunjung ke Inggris.

Namun, ada celah kecil bagi Arsenal. Sumber terpercaya menyebut sikap Alvarez sedikit melunak dalam beberapa hari terakhir, meski belum cukup untuk membuat pihak Emirates bersemangat. Arsenal sadar betul bahwa jika Alvarez datang, itu karena Barcelona adalah jalan buntu, bukan karena pilihan pertama.

Arteta dikabarkan menerima skenario itu. Ia percaya Alvarez, yang bergabung dengan Atletico dari Manchester City dengan nilai transfer 81 juta poundsterling pada Agustus 2024, akan berkomitmen penuh pada proyek Arsenal setelah resmi bergabung. Kini, bola ada di tangan Alvarez: bertahan di klub yang suporternya mencemoohnya, atau menerima kenyataan bahwa satu-satunya jalan keluar adalah menuju Emirates Stadium.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks