Pencarian

Persiapan MTQ Nasional 2026 di Semarang Capai 90 Persen, Wagub Jateng Pastikan Kesiapan Venue dan Akomodasi Kafilah

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:31:31 WIB
Persiapan MTQ Nasional 2026 di Semarang Capai 90 Persen, Wagub Jateng Pastikan Kesiapan Venue dan Akomodasi Kafilah
Wagub Jawa Tengah memimpin rapat koordinasi persiapan MTQ Nasional 2026 di Semarang, Senin (24/8).

SEMARANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memastikan persiapan gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kota Semarang telah mencapai 90 persen. Berbagai aspek pendukung, mulai dari penataan venue pembukaan hingga akomodasi kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia, tengah dalam tahap penyempurnaan akhir.

Taj Yasin menyampaikan hal tersebut usai memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan MTQ Nasional 2026 di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (24/8). Ia menekankan bahwa ajang yang akan berlangsung pada 12–19 September 2026 ini harus menjadi momentum menunjukkan kualitas pelayanan dan keramahan Jawa Tengah sebagai tuan rumah.

“Kita harus menjadi tuan rumah yang baik, bisa menghormati tamu dengan baik,” ujar Taj Yasin di hadapan jajaran panitia.

Penataan Venue dan Dukungan Logistik Kafilah

Penataan kawasan Lapangan Pancasila, Simpanglima, yang akan menjadi lokasi utama upacara pembukaan, sudah mulai dikerjakan. Selain itu, titik kedatangan kafilah dari berbagai provinsi, akomodasi tamu VIP dan VVIP, serta dukungan transportasi, keamanan, dan kesehatan juga telah disiapkan secara paralel.

Pemprov Jateng bersama pemerintah kota dan pihak terkait terus melakukan penyempurnaan di berbagai sektor. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan seluruh tamu yang datang mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di Jawa Tengah.

City Tour dan Dorongan Ekonomi untuk UMKM

Penyelenggaraan MTQ Nasional tidak hanya difokuskan pada pelaksanaan perlombaan. Taj Yasin menekankan bahwa agenda akbar ini juga diharapkan memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan sektor pariwisata daerah.

Salah satu yang disiapkan adalah program city tour bagi para kafilah untuk mengenalkan destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah, termasuk pengembangan pariwisata ramah Muslim di Kota Semarang. “Harapannya masyarakat ini bisa mengunjunginya, para kafilah bisa di sana, bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemprov Jateng juga mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam berbagai kegiatan pendukung. Dengan begitu, perputaran ekonomi langsung dapat dirasakan oleh warga dan pelaku usaha lokal selama ajang berlangsung.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatengpos.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks