PURWOKERTO — Dua atlet pelajar Banyumas, Safa Kenya (SMAN 5 Purwokerto) dan Mariyati Haramdani (SMAN 3 Purwokerto), mengaku bangga bisa dipercaya mewakili daerahnya setelah menjalani latihan intensif lebih dari tiga bulan. "Jujur bangga banget karena dari banyak atlet, kita yang terpilih. Rasanya happy dan bersyukur banget ada di sini. Kita harap bisa berhasil dan mendapatkan apa yang kita mau," ujar Safa.
Keduanya optimistis meraih medali emas dan berjanji memberikan penampilan maksimal. Safa menambahkan bahwa pelatihnya selalu memotivasi agar bermain lepas dan tidak memikirkan beban harus juara.
Target Banyumas di Popda Jateng 2026
Pemerintah Kabupaten Banyumas memasang target realistis namun optimistis untuk menembus posisi lebih baik dalam perolehan medali tingkat Jawa Tengah. Target ini sekaligus menjadi upaya membenahi catatan prestasi dari ajang Popda sebelumnya.
Popda Jawa Tengah 2026 digelar di Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Pati pada 1-6 September 2026. Kontingen Banyumas menerjunkan 344 atlet yang tersebar di 20 cabang olahraga.
Persiapan Matang Cabang Wushu
Salah satu cabang yang melakukan persiapan paling intensif adalah wushu. Pelatih Pengkab Wushu Banyumas, Purwanto, menyatakan timnya mengirimkan 25 atlet dan tiga pelatih untuk dua kategori utama, yakni pertarungan (sanda) dan jurus (taolu).
"Kami sudah menyiapkan jauh-jauh hari melalui training center bersama. Target kami minimal harus lebih baik dari tahun kemarin. Dari fisik sudah siap dan teknik pun sudah matang," kata Purwanto.
Purwanto juga menekankan pentingnya ajang Popda provinsi bagi masa depan para atlet. Menurutnya, piagam yang diperoleh dari kejuaraan tingkat provinsi sangat menunjang karier atlet muda ke depannya, baik untuk jalur prestasi maupun pendidikan.