JEPARA — Ratusan jemaah memadati Masjid Baitul Muttaqin, Karimunjawa, untuk mengikuti gelaran Jepara Berselawat bersama Bupati Jepara H. Witiarso Utomo. Kegiatan itu menjadi penutup seluruh rangkaian Jepara Berselawat sepanjang 2026. Mas Wiwit datang langsung ke wilayah kepulauan terluar Kabupaten Jepara tersebut.
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Kartini itu bukan kunjungan kerja biasa. Pemerintah daerah menyebut kegiatan ini sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antara pemimpin dan warga pesisir.
Karimunjawa Jadi Lokasi Penutup Rangkaian 2026
Dalam sambutannya di hadapan jemaah, Mas Wiwit menyebut edisi Karimunjawa sebagai rangkaian terakhir Jepara Berselawat tahun ini. Ia menyampaikan hal itu langsung di depan warga yang memenuhi masjid.
“Dengan kita berselawat malam hari ini, mudah-mudahan seluruh jalan di Karimunjawa di tahun selanjutnya diberikan kelancaran dalam pembangunan, mulus semua dari Karimunjawa sampai Kemujan,” ucap Mas Wiwit penuh harap di hadapan para jemaah.
Pernyataan itu disambut antusias warga yang hadir. Doa tersebut menyentuh langsung persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat kepulauan.
Harapan Pembangunan Jalan Karimunjawa-Kemujan
Karimunjawa merupakan salah satu wilayah kepulauan terluar di Kabupaten Jepara. Jarak laut dari pusat pemerintahan di Jepara daratan membuat pembangunan infrastruktur di sana menuntut perhatian tersendiri.
Mas Wiwit menempatkan doa pembangunan jalan sebagai bagian dari harapan besar bagi kemajuan warga kepulauan. Pemerintah daerah berharap hubungan sosial antarwarga terus terjalin erat seiring semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Jepara.
Melalui syiar dan doa bersama, pemda berharap kegiatan itu mendatangkan limpahan berkah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jepara. Terutama bagi warga Karimunjawa yang menantikan kemajuan dan kesejahteraan di tanah kelahiran mereka.