SLAWI — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada dua keluarga korban rumah ambruk di Kecamatan Adiwerna dan Slawi, Rabu (1/7/2026). Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai diserahkan langsung di lokasi kejadian.
Kerugian Capai Puluhan Juta, Dua Rumah Roboh di Hari Berbeda
Peristiwa pertama menimpa Murningsih, warga Desa Kedungsukun RT 09 RW 02, Kecamatan Adiwerna. Rumahnya roboh pada Kamis (25/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Kerugian yang dialami mencapai Rp10 juta.
Tak berselang lama, atap rumah Tri Setyawati di Kelurahan Kudaile RT 01 RW 03, Kecamatan Slawi, ambruk total pada pagi hari yang sama pukul 07.30 WIB. Penyebabnya, kayu penyangga yang sudah menahun lapuk tak mampu menahan beban.
PMI Beri Bantuan Rp1 Juta dan Sembako untuk Setiap Korban
Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal Sunarto menyampaikan, bantuan tunai Rp1 juta dan paket sembako diberikan untuk meringankan beban kedua keluarga. Penyerahan disaksikan perangkat desa setempat.
"Nilainya mungkin tidak seberapa dibanding kerugian yang dialami korban. Namun kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban dan menjadi bentuk kepedulian PMI kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah," ujar Sunarto.
"Kami Bersyukur Masih Selamat," Ucap Korban Rumah Ambruk
Murningsih mengaku pasrah namun tetap bersyukur karena seluruh anggota keluarganya berhasil selamat dari reruntuhan material rumahnya.
"Alhamdulillah, saya bersyukur masih diberi keselamatan. Rumah memang roboh, tetapi yang paling penting keluarga selamat. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan kebutuhan kami sambil berusaha memperbaiki rumah," ungkap Murningsih dengan nada lirih.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih menumpang di rumah kerabat sambil merencanakan perbaikan rumah mereka yang rusak. PMI Kabupaten Tegal menyatakan akan terus memantau kondisi para korban.