Pencarian

Investor Tesla Ross Gerber Kembali Kritik Strategi Bitcoin Michael Saylor, Ini Tiga Alasan Utamanya

Rabu, 15 Juli 2026 • 03:27:31 WIB
Investor Tesla Ross Gerber Kembali Kritik Strategi Bitcoin Michael Saylor, Ini Tiga Alasan Utamanya
Investor Tesla Ross Gerber kembali mengkritik strategi Bitcoin Michael Saylor melalui unggahan di media sosial X.

JAWA TENGAH — Kritik itu disampaikan Gerber melalui beberapa unggahan di akun media sosial X. Ini menjadi ketiga kalinya dalam delapan bulan terakhir ia secara terbuka menyoroti strategi yang dijalankan Saylor. Gerber menyebut ada tiga masalah utama dari model bisnis tersebut.

Dinilai Picu Tekanan Jual dan Volatilitas Pasar

Salah satu kritik paling tajam adalah soal potensi tekanan jual. Gerber berargumen, ketika perusahaan sebesar Strategy melakukan transaksi atau penyesuaian kepemilikan, dampaknya langsung terasa di harga pasar dan bisa memicu aksi jual berantai dari investor lain.

Pandangan ini pernah ia sampaikan pada 4 Juni lalu, saat Bitcoin bergerak menuju kisaran USD 60.000. Pada saat itu, Strategy dilaporkan menanggung kerugian belum terealisasi sekitar USD 14 miliar. "Saylor bilang dia tidak akan pernah menjual Bitcoin. Lalu dia menarik pasar. Harganya turun. Menciptakan siklus negatif likuidasi semua spekulan," tulis Gerber di X.

Valuasi Perusahaan Dianggap Tidak Sehat bagi Pemegang Saham

Gerber juga mempertanyakan model corporate Bitcoin treasury, yaitu strategi perusahaan yang menjadikan Bitcoin sebagai aset utama di neraca keuangan. Kritik ini pertama kali ia lontarkan pada Desember 2025 melalui analogi yang menyindir valuasi Strategy yang diperdagangkan jauh di atas nilai aset Bitcoin yang dimilikinya.

Menurutnya, model ini membuat investor bersedia membayar premi lebih tinggi dibanding nilai aset riil perusahaan. Dalam jangka panjang, pendekatan seperti itu justru berpotensi mengurangi nilai bagi pemegang saham. "Ini bukan investasi, ini spekulasi yang dibungkus strategi korporasi," sindirnya.

Konsentrasi Kepemilikan Ancam Prinsip Desentralisasi Bitcoin

Dalam unggahan terbarunya pada 13 Juli lalu, Gerber kembali menyindir Saylor setelah melihat video bertema Bitcoin yang diunggah di X. "LOL. Pada suatu titik lelucon ini akan berakhir. Luar biasa, orang-orang yang membangun Bitcoin justru yang menghancurkannya," tulisnya.

Gerber berpendapat, semakin besarnya pengaruh satu perusahaan terhadap pasar bertentangan dengan tujuan awal Bitcoin sebagai aset terdesentralisasi. Prinsip desentralisasi berarti jaringan tidak dikendalikan oleh satu pihak, dan validasi transaksi dilakukan oleh jaringan yang tersebar. "Ketergantungan pada satu perusahaan mengikis fondasi itu," tegasnya.

Perdebatan Adopsi Institusional Masih Berlanjut

Kritik Gerber pada dasarnya tidak ditujukan pada Bitcoin sebagai aset digital, melainkan pada strategi perusahaan yang memanfaatkannya sebagai instrumen keuangan dalam skala besar. Di sisi lain, strategi Saylor juga memiliki banyak pendukung yang menilai akumulasi Bitcoin oleh perusahaan justru mempercepat adopsi institusional dan memperkuat posisinya sebagai aset investasi.

Perdebatan ini kembali memunculkan pertanyaan besar: apakah konsentrasi kepemilikan oleh satu perusahaan akan mengubah karakter Bitcoin yang sejak awal dirancang sebagai jaringan terdesentralisasi? Atau justru langkah ini yang membawa Bitcoin ke adopsi arus utama? Jawabannya masih bergantung pada bagaimana pasar dan regulator menyikapinya ke depan.

Bagikan
Sumber: indodax.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks