Pencarian

STIN 2026: Prodi Apa Saja yang Terima Lulusan SMA vs SMK

Jumat, 21 Agustus 2026 • 11:59:31 WIB
STIN 2026: Prodi Apa Saja yang Terima Lulusan SMA vs SMK
Suasana pelaksanaan seleksi penerimaan taruna Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di lingkungan Badan Intelijen Negara (BIN).

STIN - Lulusan SMA dan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan punya kesempatan baru lewat penerimaan taruna STIN 2026/2027. Sekolah Tinggi Intelijen Negara di lingkungan Badan Intelijen Negara membuka pendaftaran lewat SSCASN BKN.

Tiga Program Studi yang Dibuka

1. Sarjana Agen Intelijen

Terbuka bagi lulusan SMA/sederajat. Program ini berkaitan dengan kemampuan operasional intelijen, dengan profil lulusan diarahkan menjadi perwira intelijen spesialisasi Human Intelligence (HUMINT).

2. Sarjana Analis Intelijen

Juga terbuka bagi lulusan SMA/sederajat. Fokusnya pada kemampuan menganalisis informasi dan peristiwa untuk mendukung pengambilan keputusan strategis, dengan spesialisasi Intelligence Analysis Management.

3. Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber

Punya syarat jurusan lebih spesifik: lulusan SMK/MAK bidang teknologi, komputer, jaringan, dan multimedia, meliputi Desain Grafis, Komputer, Multimedia, Pengembangan Gim, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan Akses, serta Teknik Komputer dan Informatika.

Ketentuan yang Wajib Dipenuhi

Calon peserta STIN 2026 harus memenuhi sejumlah syarat dasar berikut:

  • Minimal lulusan SMA/sederajat (bukan Paket C).
  • Berkelakuan baik, dibuktikan dengan SKCK, dan tidak pernah terlibat tindak pidana.
  • Berstatus WNI dan setia pada Pancasila serta UUD 1945.
  • Lolos persyaratan nilai akademik serta kesehatan dan fisik.
  • Bersedia mematuhi seluruh ketentuan pendidikan dan seleksi.

Untuk lulusan tahun 2024-2026, syarat nilai yang diberitakan mencakup nilai rata-rata ijazah minimal 85, serta nilai Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris (atau bahasa asing) minimal 85.

Kuota dan Komposisi Penerimaan

STIN menyediakan 100 kursi untuk taruna dan taruni baru pada seleksi 2026, dengan rincian:

  • Sarjana Agen Intelijen: 60 orang
  • Sarjana Analis Intelijen: 20 orang
  • Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 orang

Dari total 100 kuota tersebut, komposisinya 85 persen untuk laki-laki dan 15 persen untuk perempuan.

Standar Tinggi Badan dan Kesehatan

Calon taruna laki-laki diutamakan memiliki tinggi badan minimal 165 cm, sedangkan taruni perempuan minimal 160 cm, dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan. Sifat "diutamakan" ini membuka peluang bagi peserta yang sedikit di bawah standar, asalkan mampu membuktikan prestasi atau kemampuan tertentu saat seleksi. Pemeriksaan kesehatan lain tetap wajib diikuti sesuai ketentuan panitia.

Jadwal Pendaftaran

Pendaftaran sekolah kedinasan 2026, termasuk STIN, dibuka 18 Agustus 2026 dan berlangsung hingga 30 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian penerimaan sekolah kedinasan nasional yang ditetapkan BKN. Calon peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk mendaftar.

Cara Mendaftar via SSCASN

  1. Akses portal SSCASN BKN.
  2. Buat akun menggunakan data kependudukan.
  3. Login dengan akun yang telah dibuat.
  4. Pilih menu Sekolah Kedinasan.
  5. Pilih Badan Intelijen Negara/STIN.
  6. Pilih program studi sesuai latar belakang pendidikan.
  7. Isi biodata dan data pendidikan.
  8. Unggah dokumen yang dipersyaratkan.
  9. Periksa kembali seluruh data.
  10. Kirim pendaftaran dan simpan bukti pendaftaran.
  11. Pantau pengumuman dan tahapan seleksi berikutnya lewat kanal resmi.

Apa Saja yang Diuji Setelah Lolos Administrasi

Peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar, dilanjutkan tes kesehatan, kebugaran fisik, dan psikologi, serta tahapan lain sesuai ketentuan STIN.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pendaftaran STIN 2026 dikenakan biaya?
Informasi biaya pendaftaran tidak dirinci dalam sumber ini — calon peserta sebaiknya memeriksa pengumuman resmi di portal SSCASN BKN untuk detail lengkapnya.

Apakah pendaftar wajib berasal dari daerah tertentu?
Sumber tidak menyebutkan pembatasan asal daerah — syarat utamanya adalah status WNI dan memenuhi ketentuan akademik, fisik, serta kesehatan yang ditetapkan.

Kesimpulan

STIN membuka tiga program studi pada penerimaan 2026: Sarjana Agen Intelijen, Sarjana Analis Intelijen, dan Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber, dengan total 100 kuota. Pendaftaran berlangsung 18-30 Agustus 2026 lewat SSCASN BKN, dan calon peserta perlu memenuhi syarat akademik, fisik, serta kesehatan sebelum mendaftar.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks